Pelabuhan Tanjong Batu Port Terapkan Sistem Jumbo Bag Untuk Pengangkutan Barang Material Tambang

PT Tanjong Batu Port, sudah menerapkan sistem terhadap pengangkutan barang tambang.

Pelabuhan Tanjong Batu Port Terapkan Sistem Jumbo Bag Untuk Pengangkutan Barang Material Tambang
Posbelitung.co/Dok
Ilustrasi: Kapal Pioneer Third bermuatan 20 ribu ton yang digunakan untuk ekspor kaolin sandar di dermaga Pelabuhan Tanjung Batu, Belitung Rabu (15/8/2018). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Tanjong Batu Port, sudah menerapkan sistem terhadap pengangkutan barang tambang.

Sistem tersebut menggunakan karung besar atau biasa disebut jumbo bag sehingga berbagai barang tambang yang ingin keluar dari Belitung harus menggunakan jumbo bag, apabila memanfaatkan Pelabuhan Tanjung Batu.

Direktur PT Tanjong Batu Port Iskandar Rosul mengatakan, hingga kini mereka tidak melarang pelabuhan Tanjung Batu tersebut dimanfaatkan untuk pengiriman barang tambang. Namun Standar Operasional (SOP) yang sudah ditetapkan adalah menggunakan jumbo bag dan crane.

"Pengangkutan tetap menggunakan tongkang, hanya saja tidak bisa untuk langsung truk masuk ke dalam tongkang. Tapi sistem nya sudah harus menggunakan jumbo bag dan di angkat menggunakan crane," kata Iskandar kepada Posbelitung.co, Sabtu (27/4/2019).

Mobil truk dilarang masuk ke tongkang untuk memuat material tambang, karena kondisi pelabuhan Tanjung Batu belum memungkinkan. Selain itu pula, ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan terhadap kendaraan tersebut.

"Jadi loading seperti dulu, itu sudah tidak bisa lagi, truk langsung masuk ke tongkang. Kalau yang loading itu khusus untuk batu split saja yang masuk ke Belitung. Itu memang sudah ada perjanjian dari Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Saat ini, material tambang yang sudah menggunakan sistem jumbo bag tersebut yaitu pengangkutan muatan kaolin, dan pengiriman zirkon. Namun untuk zirkon tersebut baru berlangsung satu, padahal permintaan nya sudah lama.

"Karena belum ada jumbo bag waktu itu, jadi mereka juga tetap harus mengacu ke SOP memakai jumbo bag. Kalau orang bertanya kenapa zirkon bisa, ya karena mereka menggunakan jumbo bag. Selagi menggunakan jumbo bag, tetap bisa, karena sifat nya tidak merusak," ucapnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved