Jangan Lupa Baca Doa Mohon Ampun pada Allah SWT, Inilah 5 Tanda Malam Lailatul Qadar Datang

5 tanda kemuliaan malam Lailatul Qadar datang di 10 malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil.

Jangan Lupa Baca Doa Mohon Ampun pada Allah SWT, Inilah 5 Tanda Malam Lailatul Qadar Datang
TribunStyle.com Kolase/muslim.or.id/PortalMadura.com
Tata Cara Rasulullah raih Lailatul Qadar 

POSBELITUNG.CO - 5 tanda kemuliaan malam Lailatul Qadar datang di 10 malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil.

Ada beberapa  tanda jika seorang hamba dihampiri malam Lailatul Qadar, jangan lupa pula panjatkan doa malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar menjadi malam yang keistimewaannya diinginkan oleh banyak orang karena disebut sebagai malam yang lebih baik dari 1000 bulan, kenali tanda-tanda malam lebih baik dari 1000 bulan ini datang.

Tidak ada satu pun makhluk ciptaan Allah SWT yang tahu kapan malam Lailatul Qadar akan benar-benar menghampiri hambaNya.

Namun,  dari ‘Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Carilah lailatul qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Al-Bukhari)

Meski tidak ada yang tahu kapan tepatnya malam Lailatul Qadar akan tiba, tapi banyak yang menyebut Lailatul Qadar akan tiba di 10 malam terakhir Ramadan terutama di malam ganjil.

Pada malam ini, Allah SWT akan menurunkan keistimewaan pada umatnya yang beruntung.

Datangnya malam Lailatul Qadar sendiri tidak diketahui oleh siapa pun selain Allah SWT.

Entah di hari pertama di 10 hari terakhir tersebut, atau di antaranya, atau mungkin di hari terakhir, tak ada satu pun makhluk yang mengetahuinya.

Untuk itu, Allah memerintahkan kepada hambaNya yang ingin mendapatkan keistimewaan Lailatul Qadar untuk memperbanyak amalan.

Kendati demikian, ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan jika malam Lailatul Qadar tiba dan menghampiri seorang hamba.
Apa saja?

Berikut ulasannya, TribunStyle.com dari berbagai sumber, Senin (27/5/2019).

1. Malam tampak cerah dan tenang

Selain pagi dan siang yang terang, tanda adanya malam Lailatur Qadar juga ditunjukkan pada malam yang cerah dan terang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَنَّهَا صَافِيَةٌ بَلْجَةٌ كَأَنَّ فِيْهَا قَمَراً سَاطِعاً سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ, لاَ بَرْدَ فِيْهَا وَلاَ حَرَّ, وَلاَ يَحِلُّ لِكَوْكَبٍ أَنْ يُرْمَى بِهِ فِيْهَا حَتَّى تُصْبِحَ, وَإِنَّ أَمَارَتَهَا أَنَّ الشَّمْسَ صَبِيْحَتَهَا تَخْرُجُ مُسْتَوِيَةً, لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ مِثْلَ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ, وَلاَ يَحِلُّ لِلشَّيْطَانِ أَنْ يَخْرُجَ مَعَهَا يَوْمَئِذٍ.

“…Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu.” (HR. Ahmad)

2. Matahari di pagi tampak lebih cerah dan tidak terlalu terasa panas

Matahari yang terbit di pagi harinya biasanya terasa tidak terlalu panas.

Biasanya akan memancarkan warna putih ke segala penjuru.

Hal ini seperti hadits berikut ini.

Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا

“..Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot.” (HR. Muslim no. 762)

3. Udara dan angin di malam itu pun tenang

Salah satu tanda malam Lailatul Qadar adalah udara atau angin di malam tersebut menjadi tenang.

Udara juga tidak terlalu dingin atau pun terlalu panas.

Seperti yang disebutkan dalam riwayat Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً

Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin,..” (HR. Ibnu Huzaimah)

4. Tafsir Mimpi

Selain tanda-tanda di atas, seorang mukmin akan diperlihatkanLailatul Qadar melalui mimpi selama 7 hari terakhir bulanRamadan.

Hal ini seperti saba Rasulullah SAW berikut ini.

“Aku tahu bahwa kalian melihat lailatul qadar pada tujuh hari terakhir Ramadan. Siapa yang sungguh-sungguh dalam mencarinya, maka carilah di tujuh hari terakhir dari bulanRamadan.” (HR. Bukhari-Muslim)

5. Ibadah terasa lebih tenang

Ketika melakukan ibadah di malam tersebut, seorang muslim akan merasa lebih diliputi ketenangan.

Hal ini dikarenakan, pada malam tersebut, malaikat akan turun ke bumi bersamaan dengan banyaknya berkah dan rahmat yang juga dilimpahkan ke bumi.

Allah Ta’ala berfirman:

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril,” (QS. Al-Qadar: 4)

Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan, “Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya berkah yang ada pada malam tersebut. Dan Malaikat akan turun bersamaan dengan turunnya berkah dan rahmat sebagaimana turunnya mereka di tengah-tengah orang yang membaca al-Qur’an serta mengelilingi majlis-majlis zikir.” (Tafsir Ibnu Katsir, 8/445)

Meski tanda-tanda tersebut tidak bisa menjadi patokan bagi setiap manusia, tapi Allah memperlihatkannya secara langsung bagi mereka yang bersungguh-sungguh.

Terutama dilakukan ketika 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Karena terkadang, seseorang baru merasakan kehadiran tanda-tandaLailatul Qadarketika malam tersebut telah berlalu.
Agar tidak menyesal kemudian hari, perbanyak ibadah untuk bisa mendapatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar yang tidak bisa didapatkan oleh setiap manusia.

Jika mendapatkan tanda-tanda malam Lailatul Qadar, berikut doa malam Lailatul Qadar yang hendaknya dipanjatkan.

"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."

Artinya: Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai orang yang minta ampunan. Karenanya ampunilah aku.

Doa tersebut berdasarkan riwayat hadits Ibnu Majah.

Dalam riwayat Imam Syafi'i doa yang juga sering dipanjatkan Nabi Muhammad SAW di malam 10 hari terakhir bulan Ramadan adalah:

"Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.'

Artinya: Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

Hanya mereka yang beruntung dan dikehendaki Allah SWT untuk mampu menyecap nikmatnya malam Lailatul Qadar. (Salma Fenty)

Berita ini telah terbit di TRIBUNSTYLE.COM berjudul 5 Tanda Malam Lailatul Qadar Datang, Jangan Lupa Baca Doa Mohon Ampun pada Allah SWT

Penulis: tidakada008
Editor: teddymalaka
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved