Sosok Hera, Putri Pengayuh Becak yang Jadi Dosen Kimia di Usia 22 Tahun, Lulus S2 ITB dalam 10 Bulan

Walaupun berasal dari keluarga sederhana, ayahnya pengayuh becak, Herayati berhasil mewujudkan cita-cinta sebagai dosen di usia sangat muda.

Sosok Hera, Putri Pengayuh Becak yang Jadi Dosen Kimia di Usia 22 Tahun, Lulus S2 ITB dalam 10 Bulan
Dokumen Herayati
Herayati dan kedua orang tuanya usai wisuda di ITB. 

Hera lahir pada 17 April 1997.

Setelah SMA dia melanjutkan kuliah ke ITB.

Setelah lulus S1, dia diminta mengajar ke Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

"2018 lalu saya diminta datang ke Untirta, tapi saat itu saya baru lulus S1, sementara jadi dosen minimal S2," kata Hera, kepadaKompas.com, di kediamannya di Jalan Masigit-Sumur Menjangan, Grogol, Kota Cilegon, Banten, Rabu (24/7/2019).

Setelah menyelesaikan program fast track di ITB, Hera melanjutkan kuliah S2 dan setelah lulus ia langsung diberi amanah untuk mengabdi sebagai dosen luar biasa di Jurusan Teknik.

Dia mulai mengajar kimia dasar pada bulan September 2019 di usia yang masih muda yakni 22 tahun.

"Maunya jadi dosen tetap, tapi harus PNS, sambil menunggu penerimaan, jadi dosen luar biasa dulu sementara di teknik untuk kimia dasar, mulai ngajar bulan September ini," kata perempuan kelahiran 17 April 1997 itu. (Kompas.com/Acep Nazmudin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asa Hera, Anak Pengayuh Becak yang Menjadi Dosen Kimia di Usia 22 Tahun"

Artikel ini telah tayang di TRIBUNWOW.COM dengan judul Sosok Hera, Putri Pengayuh Becak yang Jadi Dosen Kimia di Usia 22 Tahun, Lulus S2 ITB dalam 10 Bulan

Editor: kamri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved