Bolehkan Memakan Daging Kurban Sendiri?, Tanggapan Ustadz Abdul Somad Berdasarkan Hadist dan Alquran
Bolehkan Memakan Daging Kurban Sendiri?, Tanggapan Ustadz Abdul Somad Berdasarkan Hadist dan Alquran
POSBELITUNG.CO--Hari Raya Idul Adha tinggal hitungan hari.
Umat Muslim di seluruh dunia tentunya akan menyambut hari raya Idhul Adha dengan suka cita.
Biasanya, umat muslim merayakan hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah (2019) dengan berkurban baik sendiri maupun keluarganya.
Hewan yang biasanya dikurbankan di hari Raya Idul Adha yakni kambing dan sapi.
Nah, untuk berkurban ini, sebagian berpendapat bahwa orang yang berkurban tidak boleh memakan daging kurbannya sendiri.
Pendapat itu dibantah oleh Ustaz Abdul Somad.
Dilansir dari tayangan YouTube TQ Chanel , Ustaz Abdul Somad malah menanyakan balik siapa yang melarang orang yang berkurban untuk memakan daging kurbannya.
"Apakah boleh orang berkurban, memakan daging hewan kurbannya?," kata Ustaz Abdul Somad membacakan pertanyaan di selembar kertas.
Ustaz Abdul Somad kemudian tampak melirik ke arah kanan dan tidak langsung menjawab.
"Bapak kurban? Iya. Jangan makan dagingnya nanti ya, itu tak boleh dimakan. Dapat dari mana? Entah begitulah kata nenek moyang kami dulu," ujarnya mempraktekkan percakapan.
Ustaz Abdul Somad kemudian membacakan sebuah ayat Al-Quran.
"Makanlah, walah malah disuruh (tak boleh makan). Mana ayatnya Pak Ustaz? Surat Al Hajj : 28. Makanlah, tapi jangan semuanya. Pak ketua masjid, ini sapi tolong potongkan nanti antarkan ke rumah pahanya, kakinya, kepalanya, ekornya, kulit. Nanti kalau ada orang kayak gini di komplek kita, ambilah semua, potong sendiri, bagi sendiri, mati sendiri," jelasnya disertai candaan.
Meski begitu, Ustaz Abdul Somad menjelaskan kalau sebagian besar dari hewan kurban itu memang seharusnya diberikan kepada fakir miskin.
Kemudian jika ingin mengikuti sunnah rasul, kata dia, lebih baik memakan hatinya.
"Yang paling afdol kalau mau ikut sunnah, begitu selesai shalat (Idul Adha), pulang, motong, langsung belah ambil hatinya, potong sesuap, cuci, kasih garam, bakar sebentar saja, ketika matang langsung makan hatinya, itu yang dilakukan nabi," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ustadz-abdul-somad-uas.jpg)