Isu Pesugihan Babi Ngepet di Solo Terbongkar Berkat GPS

Belum lama ini warga Solo dihebohkan dengan isu pesugihan babi ngepet yang mencuri barang-barang milik masyarakat sekitar.

Editor: Fitriadi
Kolase Ist via Tribun Jogja dan razorsync.com
Geger Isu Pesugihan Babi Ngepet di Solo, Fakta Sebenarnya Terungkap Berkat GPS 

Warga lantas mengintai siapa orang yang mengambil ponsel tersebut dan diketahui sosok Bagong lah yang diam-diam membawa ponsel itu dan menyembunyikannya di selokan kering belakang rumahnya.

Baca Juga: Farhat Abbas Bongkar Chat WA Korban Pelecehan 'Minta Foto Seksi' yang Diduga Dilakukan Hotman Paris

Warga yang kesal terlihat hendak mengeroyok Bagong yang tertangkap basah mengambil ponsel Andreas.

Bahkan, Aipda Tarmuji rela tubuhnya diinjak massa saat mengevakuasi maling tersebut.

"Saat saya datang ke TKP dengan Pak Babinsa, sudah ada 100-an wargayang mengepung rumah Bagong.

Warga tampak sudah geram dan ingin menghajar Bagong saat itu.

Saat saya masuk ke rumahnya, Bagong ada di lantai dua, sedangkan di lantai 1 ada sejumlah tokoh masyrakat yang berupaya menenangkan warga," jelas Aipda Tarmuji.

Ia pun lantas menamengi Bagong untuk dibawa keluar rumah untuk dievakuasi.

Baca Juga: Di Balik Penjara, Ahok Jatuh Cinta pada Puput dan Sosok Ini Jadi Mak Comblang Lalu Menikah

Aipda Tarmuji (di belakang) dibantu Serda Lalu (di depan), Babinda setempat bahkan kena tonjokan warga yang hendak menghakimi Bagong (di tengah).

Tak hanya itu, ia juga mengaku diinjak oleh warga yang geram dengan perbuatan Bagong.

"Saya lihat Bagong yang jalan di depan saya kena pukul di sekujur tubuh. Saya pikir itu tidak apa-apa. Saat jalan mau sampai ke mobil patroli, kaki saya tersandung benda, lalu kami jatuh. Saat itulah kami terinjak-injak warga," beber Aipda Tarmuji.

Akhirnya, Bagong berhasil dievakuasi dan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Melansir dari laman Surya.co.id, rumor adanya Babi Ngepet alias makhluk jejadian di Jombang, Jawa Timur terungkap.

Hal ini karena selama dua bulan sebanyak empat kompleks perumahan di Jombang terjadi pencurian.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved