Berita Belitung

Sebanyak 84 Kepala Sekolah Di Beltim akan Mengikuti Pelatihan Penguatan

Sebanyak 84 Kepala Sekolah Di Belitung timur (Beltim) akan mengikuti pelatihan penguatan kepala sekolah

Sebanyak 84 Kepala Sekolah Di Beltim akan Mengikuti Pelatihan Penguatan
Posbelitung.co/Suharli
Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan, Andi Irawan 

POSBELITUNG.CO-- Sebanyak 84 Kepala Sekolah Di Belitung timur (Beltim) akan mengikuti pelatihan Penguatan kepala sekolah pada 26 Agustus - 1 September 2019 akan datang.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Beltim, Andi Irawan ada 84 kepala sekolah belum memiliki sertifikat,karena berdasarkan ketentuan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan setiap kepala sekolah harus memiliki induk KS, jika tidak memiliki Induk KS tahun depan bisa gurunya tidak mendapat sertifikasi dan sekolah yang bersangkutan tidak mendapat menerima dana bos.

"Itu dari pusat langsung, jadi tahun ini kami dapat dana bantuan dari pusat dari P4K Cianjur mereka langsung sebagai pelaksananya, jadi kepala sekolah kami tanggal (26/8/2019) akan dilatih untuk penguatan kepala sekolah di Hotel Maxone Tanjungpandan," kata Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan, Andi Jumat (23/8/2019).

Menurut Andi dari 84 kepala sekolah, 20 dari TK, 54 SD, 10 SMP, Andi menjelaskan kuota yang disediakan yakni sebanyak 89, ditambah 2 kepala sekolah SD, dari tanjung pandan, total 86 kepala sekolah yang akan mengikuti pelatihan.

"Semuanya dari sistem, kami hanya mengusulkan, tapi semua dari sistem yang memilih, diganti pun tidak voleh, malah ada (kepala sekolah) yang Desember ini pensiun mengeluh bisa tidak untuk tidak ikut, tetap tidak boleh karena statusnya sekarang kepala sekolah, dan itu bukan kami yang memilih karena langsung dari sistem, jadi wajib mengikuti itu," jelas Andi.

Menurut Andi untuk sekarang kepala sekolah tidak ada jam lagi mereka tidak mengajar, jadi tugasnya sebagai managerial administrator.

"Jadi mereka wajib mengikuti pelatihan ini totalnya 71 jam yang dibagi dalam tiga kelas," tegas Andi.
(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved