Berita Belitung

Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Berikan Layanan Pemeriksaan HIV/AIDS Bagi WBP

Kegiatan ini rutin dilaksanakan per triwulan dengan mendatangkan dokter dan tim medis dari Puskesmas Badau.

Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Berikan Layanan Pemeriksaan HIV/AIDS Bagi WBP
IST/dok Lapas Kelas IIB Tanjungpandan
Petugas Puskesmas Badau memeriksa salah satu WBP di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Rabu (11/9/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik bagi Warga Binaan Pemasyaraatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan mengadakan pemeriksaan Screening HIV/AIDS yang bertempat di Klinik Lapas Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Rabu (11/9/2019).

Dalam pelaksanaan kegiatan rutin itu jajaran Lapas bekerjasama sama dengan Puskesmas Badau

Kegiatan Screening HIV/AIDS merupakan upaya promotif, preventif, dan rehabilitatif di bidang kesehatan itu dipimpin oleh Kepala Puskesmas Badau dr Jubel TH Gultom.

Acara dimulai dengan pemberian penjelasan terkait bajaya HIV/AIDS oleh Perawat Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Rizka Rahmaharyanti yang dilanjutkan dengan pengambilan sempel darah masing-masing WBP.

"Pelaksanaan tes ini merupakan fasilitas atau upaya pencegahan peredaran penyakit menular di lingkungan Lapas" ujar Rizka dalam siaran rilis Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Menurutnya Napi dengan HIV/AIDS tidak boleh mendapatkan perbedaan dalam Akses Pelayanan di Lapas.

Selanjutnya untuk merawat WBP berpenyakit permanen, termasuk HIV ini, mata Rizka, pihaknya akan melakukan screening pelayanan lengkap bekerjasama dengan instansi terkait.

Menurutnya saat ini HIV sudah ada obat yang dikenal dengan nama antireltoviral (ARV), dimana kandungannya mampu menekan jumlah virus HIV di dalam darah sehingga kekebalan tubuhnya (CD4) tetap terjaga.

"Sama seperti penyakit kronis lainnya seperti hipertensi, kolesterol, atau DM, obat ARV harus diminum secara teratur, tepat waktu dan seumur hidup, untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA serta dapat mencegah penularan. ARV dijamin ketersediaannya oleh Kementrian Kesehatan dan gratis pemanfaatannya melalui RSUD ataupun Puskesmas setempat," jelasnya.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilaksanakan Pelayanan Konsultasi Kesehatan dan Pengobatan Umum bagi WBP.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Seno Utomo menyampaikan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dalam hal ini Puskesmas Badau yang sudah menjalin sinergi yang baik dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi WBP Lapas.

Menurutnya kegiatan tersebut memang rutin dilaksanakan per triwulan dengan mendatangkan dokter dan tim medis dari Puskesmas Badau.

"Saat ini berjumlah 215 Orang dengan Rincian 188 Orang Narapidana dan 27 orang masih berstatus Tahanan. Jadi untuk mencapai ideal pembinaan maupun pelayanan kesehatan diakuinya masih jauh dengan ditangani oleh satu orang perawat," katanya.

Meskipun demikian, Seno menegaskan, pihaknya senantiasa melakukan pembinaan dan pelayanan itu secara maksimal dengan menjalin sinergitas dengan berbagai pihak.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved