Berita Belitung

Direktur Eksekutif LKPI Pusat Kericuhan Penertiban Tambang Image Buruk Pemerintah

Direktur Eksekutif Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Pusat Ayub Faidiban prihatin atas insiden kericuhan penertiban tambang di Sijuk

Direktur Eksekutif LKPI Pusat Kericuhan Penertiban Tambang Image Buruk Pemerintah
(IST/dok pribadi Ayub)
Direktur Eksekutif LKPI Pusat Ayub Faidiban 

POSBELITUNG.CO - Direktur Eksekutif Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Pusat Ayub Faidiban prihatin atas insiden kericuhan penertiban tambang di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung yang melibatkan Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fatah.

Menurutnya, seorang Wagub seharusnya dihormati dan disegani oleh masyarakat.

Namun dengan kejadian tersebut secara otomatis menjadi image buruk bagi pemerintah dalam melaksanakan tugas mensosialisasikan aturan kepada masyarakat.

"Karena itu masuk wilayah pemda, seharusnya pemda harus mengambil sikap menyampaikan kepada masyarakat bahwa daerah itu boleh atau tidak boleh ditambang. Itu harus disampaikan, sehingga masyarakat tidak brutal seperti itu," ujarnya saat menghubungi posbelitung.co, Selasa (5/11/2019).

Ayub juga mengimbau kepada jajaran pemerintah baik provinsi, kabupaten dan forkopimda membangun komunikasi yang baik.

Atas kejadian tersebut, dirinya menyarankan kepada provinsi maupun kabupaten di wilayah Babel untuk mengevaluasi total tentang tugas dalam rangka menyusun program kerja maupun aturan.

Kemudian melakukan sosialisasi dengan melibatkan semua instansi kepada masyarakat agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

"Ini kan sudah terjadi, maka harus ditindak tegas siapapun dia yang melakukan pengrusakan dan penganiayaan. Karena kalau diselesaikan secara kekeluargaan ini menjadi image buruk bagi pemerintah," ungkapnya.

(Bangkapos/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved