WIKI BELITUNG

Tempuh Jalan Berliku, Keindahan Tanjung Lancur Sangat Memanjakan Mata

Lokasi tujuannya adalah Tanjung Lancur. Itu adalah sebuah bukit yang paling tinggi di Pulau Mendanau.

Penulis: Disa Aryandi |
Posbelitung/Disa Aryandi
Keindahan panorama Tanjung Lancur, Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Untuk melihat pemandangan menakjubkan Pulau Belitung dari atas ketinggian bukit, memang harus menempuh perjalanan cukup panjang, dari Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kalian bisa terlebih dahulu menuju pelabuhan penyeberangan, di Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, dengan jarak tempuh sekitar 25 kilometer (km).

Untuk ke sana bisa menggunakan kendaraan roda dua, atau mobil. Lalu menggunakan kapal laut, dan perjalanan tersebut menuju pelabuhan di Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik.

Tidak butuh waktu yang lama untuk menempuh perjalanan laut tersebut, hanya sekitar 20 menit hingga 30 menit saja.

Kemudian, perjalanan menuju Desa Suak Gual yang masih satu daratan di Pulau Mendanau (Sebutan Kecamatan Selat Nasik).

Tiba di Desa Suak Gual, kalian bisa bertanya dengan warga setempat kelompok sadar wisata (pokdarwis), apabila sudah bertemu, komunikasikan untuk menjadi pemandu.

Lokasi tujuannya adalah Tanjung Lancur. Itu adalah sebuah bukit yang paling tinggi di Pulau Mendanau.

Namun ada yang unik dibagian bukit tersebut, yaitu terdapat sebuah bangunan heritage peninggalan sejarah zaman penjajahan Belanda.

Keindahan panorama Tanjung Lancur, Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.
Keindahan panorama Tanjung Lancur, Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. (Posbelitung/Disa Aryandi)

Mercusuar putih bertuliskan ZM Willem III tahun 1883 itu, secara fisik memiliki sembilan lantai dan sangat mirip dengan mercusuar yang berada di Pulau Lengkuas. Namun tahun pembuatannya sedikit lebih muda dibandingkan dua mercusuar Pulau Lengkuas.

Apabila berada di tempat ini, tentu sangat bisa memanjakan mata, melihat panorama hamparan air laut yang biru di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), dan Pulau Piling menjadi daya tarik pemandangan dari mercusuar yang berada di tepi laut tersebut.

Dari perkampungan, untuk menuju lokasi Tanjung Lancur ini memang sedikit harus usaha keras. Lantaran belum terdapat jalan aspal menuju destinasi wisata tersebut alias kondisi jalan hanya setapak berkelok dan berbatu.

Untuk jarak tempuh tersebut tidak perlu dikhawatirkan, hanya sekitar 6 km. Di setiap perjalanan menuju lokasi tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan perkebunan durian.

Namun semua kelelahan yang dirasakan akan terbayar dengan keindahan panorama yang ada.

Transportasi untuk menuju lokasi ini dari perkampungan, disarankan menggunakan sepeda motor, atau sepeda. Bisa juga menempuh pendakian dengan berjalan kaki, tetapi cukup lama.

Lokasi tersebut pula, sangat bagus dijadikan sebagai tempat kemping, karena bisa menikmati keindahan alam, baik dipagi hari, siang, maupun malam.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved