Horizon
Bidik Mafia Lewat Ahok
Djarot melihat, Ahok dengan keteguhan sikapnya dan juga integritasnya akan mampu menghadapi mafia-mafia yang selama ini menjadi parasit bagi hampir ..
KONTROVERSI adalah istilah yang selalu mengiringi sosok Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok.
Publik mengenal pria kelahiran Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966 ini sebagai pribadi yang keras, berani dan tanpa tedeng aling-aling.
Karakter Ahok ini sebenarnya tidak ada yang berbeda ketika ia mulai memilih karier politik sebagai Bupati Belitung Timur periode 2005-2010.
Meski hanya sekira setahun menjabat Bupati Belitung Timur, Ahok sudah muncul dengan karakter keras dan berani.
Sikap keras Ahok ini semakin dikenal publik manakala ia menjadi nahkoda di DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo.
Sikapnya yang berseberangan dan bahkan berani “melawan” wakil rakyat membuat karakter Ahok yang keras semakin mengemuka.
Pria asal Belitung Timur ini pula yang menjadi bidang system e-Budjeting untuk APBD DKI Jakarta.
Dengan konsep tersebut, Ahok membuat penyusunan APBD menjadi transparan dan bisa diakses oleh siapapun.
Meski harus diakui system e-Budjeting ini juga masih bermasalah dan terungkap di kepemimpinan Anies Baswedan.
Keberaniannya ini pula yang membuat ia semakin banyak mendapat musuh.
Ia diserang kanan dan kiri dengan kebijakannya tersebut.
Sikap tersebut semakin menguatkan karakter Ahok sebagai gubernur yang enggan berkawan dengan mafia proyek maupun mafia anggaran.
Sekira dua tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Ahok telah menjelma menjadi kepala daerah yang garang dan berani.
Meski dari sekian banyak kebijakannya, ia juga menyisakan persoalan RS Sumberwaras dan juga pemanfaatan dana di luar APBD yang juga tidak sedikit.
Sayang, Ahok yang memang ceplas-ceplos ini akhirnya terpeleset dengan kasus penodaan agama yang bisa disimpulkan, kasus tersebut penuh dengan label politis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ahok-kagum-dengan-dokter-di-mako-brimob12.jpg)