Berita Belitung
BPOM Beri Izin 37 Produk Obat Asam Lambung Ranitidine Beredar Kembali
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengizinkan edar obat ranitidin. Sebelumnya obat tersebut dilarang beredar sekaligus ditarik
Penulis: Adelina Nurmalitasari |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pasca peredaran obat ranitidin sempat ditarik karena tercemar N-Nitrosodimethylamoline (NDMA), kini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengizinkan edar obat tersebut.
Dalam rilis yang diterima Posbelitung.co, Selasa (26/11/2019) melalui situs pom.go.id, BPOM menyatakan telah mengeluarkan keputusan tentang produk ranitidin yang diperbolehlan beredar kembali.
Tepatnya ada 37 produk mengandung ranitidin yang diedarkan kembali. Di luar itu, produk ranitidin dinyatakan ditarik dari peredaran serta dilakukan pemusnahan sesuai peraturan perundang-undangan.
"Selanjutnya industri farmasi dapat memproduksi kembali dan mengedarkan produknya setelah memastikan bahwa hasil produksinya tidak mengandung NDMA melebihi ambang batas yang diperbolehkan," tulis humas BPOM dalam rilis tersebut.
Sebelumnya juga dijelaskan bahwa nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan adalah 96 ng/hari. Jika dikonsumsi di atas ambang batas secara terus menerus dalam jangka waktu lama berpotensi karsinogenik atau menyebabkan kanker.
Berikut ini daftar ranitidin yang resmi diedarkan kembali:
1. Ulceranin (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Abbott Indonesia.
2. Bloxer-150 (tablet salut selaput 150 mg) dan Bloxer-300 (kaplet salut selaput 300 mg) pemegang izin edar oleh PT Berlico Mulia Farma.
3. Anitid (cairan injeksi 50 mg/2 ml) dan Ranitidine HCl (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Bernofarm.
4. Radin (cairan injeksi 25 mg/ml) dan Ranitidine HCl (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Dexa Medica.
5. Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg) dan Gasela (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Erela.
6. Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Errita Pharma.
7. Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg), Ratinal (tablet salut selaput 150 mg), dan Ratinal (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Gracia Pharmindo.
8. Graseric (tablet salut selaput 150 mg) dan Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Graha Farma.
9. Hufadine (kaplet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Gratia Husada Pharma.
10. Getidin (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Guardian Pharmatama.
11. Ranitidine HCl (cairan injeksi 25 mg/ml), Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg), dan Titan 150 (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Hexpharm.
12. Zantifar (kaplet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Ifars.
13. Ranitidine (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Indofarma.
14. Ranifin (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Infion Indonesia.
15. Gastridin (tablet salut selaput 150 mg) dan Gastridin (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Interbat.
16. Rantin (cairan injeksi 25 mg/ml) dan Rantin (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Kalbe Farma.
17. Ranitide HCl (injeksi 25 mg/ml), Tricker (cairan injeksi 25 mg), dan Tricker (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Meprofarm.
18. Rancus (tablet salut selaput 150 mg), Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg), dan Ranitidine HCl (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Mersifarma Tirmaku Mercusana.
19. Xeradin 150 (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Metiska Farma.
20. Aciblock (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Molex Ayus.
21. Ranitidine Hydrochloride (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Mulia Farma Suci.
22. Omeranin (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Mutifa Industri Farmasi.
23. Ranitidine Hydrochlorine (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Natura Laboratoria Prima.
24. Ranicho Rasa Strawberry (Sirup 75 mg/5 ml) pemegang izin edar oleh PT Nicholas Lab Indonesia.
25. Ranitidine Hydrochloride (cairan injeksi 25 mg/ml), Ranivel (tablet salut selaput 150 mg), Ranivel (sirup 15 mg/ml), dan Ranivel (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Novell Pharmaceutical Laboratories.
26. Ranitidine HCl (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Otto Pharmaceuticaslinds.
27. Ranitidine HCl (tablet salut selaput 150 mg) dan Zenti 150 (tablet 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Pabrik Pharmasi Zenith.
28. Wiacis (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Pertiwi Agung.
29. Renatac (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Pratapa Nirmala.
30. Fordin (cairan injeksi 25 mg/ml), Fordin (tablet salut selaput 150 mg), dan Ranitidin (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Promedrahardjo Farmasi Industri.
31.Tyran (cairan injeksi 25 mg) dan Tyran (tablet salut selaput) pemegang izin edar oleh PT Pyridam Farma.
32. Rantamid (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Satria Bumi Kerta.
33. Raniphil (kaplet salut selaput 150 mg) dan Ranitidine Hydrochloride (kaplet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Sejahtera Lestari Farma.
34. Ranitidine HCl (cairan injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Soho Industri Pharmasi.
35. Limaag (tablet salut selaput 150 mg) dan Ranitidine (tablet salut selaput 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Holi Pharma.
36. Acran (injeksi 25 mg/ml) pemegang izin edar oleh PT Sanbe Farma.
37. Yekardin-150 (tablet 150 mg) pemegang izin edar oleh PT Yekatria Farma.
Selanjutnya, BPOM juga menginformasikan bahwa masyarakat dapat mengetahui informasi terkait produk ranitidin melalui situs cekbpom.pom.go.id atau melalui aplikasi Cek BPOM.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ranitidine.jpg)