Berita Belitung

Biaya Fogging Besar dan Kurang Efektif, Joko Sebut PSN Kunci Keberhasilan Pengendalian DBD

Joko Sarjono mengatakan penanggulangan penyakit DBD metode fogging membutuhkan biaya sekitar Rp 700.000 untuk sekali fogging.

Biaya Fogging Besar dan Kurang Efektif, Joko Sebut PSN Kunci Keberhasilan Pengendalian DBD
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono saat melihat data DBD, Senin (2/12/2019). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono mengatakan penanggulangan penyakit DBD metode fogging membutuhkan biaya sekitar Rp 700.000 untuk sekali fogging.

Dalam setahun fogging bisa dilakukan sampai 200 kali, sehingga memerlukan anggaran sekitar Rp 140 juta.

Padahal fogging kurang efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa, juga keberhasilan fogging bergantung cuaca dan angin.

"Fogging itu biayanya besar, itu pun hanya mencakup setengah wilayah RT sekitar 20 rumah. Tidak mungkin anggaran hanya untuk fogging, makanya kesadaran masyarakat untuk abatisasi mandiri dan PSN (Pengendalian Sarang Nyamuk) supaya DBD bisa dikendalikan," jelas Joko, Senin (2/11/2019).

Makanya, solusi jangka menengah masyarakat harus rutin melakukan PSN dan abatisasi mandiri.

"Puskesmas mengadakan bubuk abate kalau ada kasus, kami minta ke depan tidak mungkin pengadaan abate untuk masyarakat se-Belitung. Ke depan sebaiknya masyarakat beli sendiri, harganya cuma Rp 4.000 yang bisa beli di apotek. Ditaburi, tiga bulan aman," saran Joko.

Selain itu Joko menyarankan masyarakat mengontrol perkembangbiakan nyamuk. Ini dapat dilakukan dengan kaleng dicat hitam, diisi air sebagai tempat nyamuk bertelur. Sekali sepekan kaleng tempat jentik harus rutin dibuang jentiknya, dengan begitu keberadaan jentik lebih terkontrol.

Selain itu, kata dia, sesuai hasil rakor di ruang sidang pemda, disepakati mulai Desember 2019, desa-desa di Kabupaten belitung akan mengadakan GEBRAK Demam Berdarah dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN).

Ia menyebut, saat ini ada tiga desa yang telah menjadwalkan kegiatan tersebut yakni Desa Juru Seberang nanti 9 Desember, Desa Air Selumar 15 Desember, dan Desa Sungai Padang 15 Desember.

"PSN jadi kunci keberhasilan pengendalian DBD, bukan fogging," tegas Joko. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved