Berita Belitung

Penderita dan Penyebaran HIV/Aids Tertinggi Pengguna Narkoba Jarum Suntik

Berdasarkan survei penyebaran serta penderita HIV Aids tertinggi didominasi oleh para pengguna narkoba jenis jarum suntik.

Penderita dan Penyebaran HIV/Aids Tertinggi Pengguna Narkoba Jarum Suntik
Posbelitung.com/Ferdi Adiawan
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belitung Dik Dik Kusnadi 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Kabupaten Belitung Dik Dik Kusnadi mengatakan, berdasarkan survei penyebaran serta penderita HIV Aids tertinggi didominasi oleh para pengguna narkoba jenis jarum suntik.

Tentu hal ini perlu diwaspadai, serta masyarakat harus tau khususnya kalangan anak muda.

"Jadi apabila ada satu menderita HIV Aids, lalu ada 10 orang bersama-sama menggunakan satu jarum suntik untuk memakai narkoba, otomatis semuanya akan terinfeksi virus HIV Aids melalui proses darah ke darah," ungkap Dik Dik Kusnadi kepada Posbelitung.co, Senin (2/12/2019).

Selain jarum suntik penderita dan penyebaran HIV Aids ini bisa melalui penggunaan narkoba jenis sabu-sabu dan yang lainnya.

"Karena pada umumnya setelah mengkonsumsi sabu atau jenis lainnya, para pengguna biasanya melakukan hubungan seks bebas. Hal ini tentu juga bisa menderita virus HIV Aids," kata Dik Dik Kusnadi.

HIV/Aids Didominasi Pengunjung Tempat Hiburan Malam, Satpol PP Lakukan Penertiban dan Patroli Rutin. 

Tingkatkan Edukasi Kepada Masyarakat, Kesra Setda Beltim Gelar Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk hidup sehat, dan jauhi narkoba karena ini lah yang terpenting demi kesehatan.

"Kami berharap bagi para anak muda agar bisa mengatakan tidak pada narkoba. Tak hanya itu, akan tetapi bisa mengajak orang agar tidak menggunakan narkoba. Apapun bujuk rayunya, siapapun orangnya tetap katakan tidak pada narkoba," tegas Dik Dik Kusnadi.

Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Berikan Layanan Pemeriksaan HIV/AIDS Bagi WBP

Dinkes Catat Ada 20 Orang Terkena Penyakit HIV AIDS Setiap Tahun di Kabupaten Belitung

Dia mengingatkan, pada umumnya untuk diketahui penggunaan dan penyalahgunaan narkoba ini adalah proses percepatan menuju ketiga tempat yakni rumah sakit jiwa, penjara, dan kuburan.

Lebih lanjut , ia juga berpesan khusus untuk para kalangan anak remaja untuk lebih menghargai diri sendiri, orang tua, serta masa depan.

"Pesan kami jangan sia-siakan diri, jangan mau dijadikan bahan eksperimen. Ingat nyawa hanya satu, raih lah prestasi tanpa narkoba, katakan tidak narkoba," tandas Dik Dik Kusnadi. (Posbelitung.co/Ferdi Adiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved