Erick Tohir Beri Sinyal Direksi Garuda Dicopot? Hidup Mewah dan Temuan Sparepart Motor Harley

Meski tidak menuduh, Erick Thohir tegas akan meminta yang bersangkutan untuk mengundurkan diri jika memang terbukti.

Tayang:
Editor: Hendra
YouTube Najwa Shihab
Menteri BUMN Erick Thohir jelaskan tanggapannya untuk mengatasi politik balas budi di pemerintahan 

Namun, memasukkan barang-barang mewah ke dalam pesawat baru yang dibeli oleh uang negara itu sangat tidak etis.

"Kita harus tetap ada asas praduga tak bersalah, tetapi kalau melihat apa yang terjadi sebuah pesawat yang dibeli dalam tanda kutip oleh negara."

"Pesawat yang luar biasa baru sangat akan mendukung Garuda ke depan tetapi ada barang-barang tas mewah, Harley Davidsonkembali lagi akhlaknya mana?," ucap Erick Thohir.

Sementara itu dikutip dari Kompas.com pada Kamis (5/12/2019), VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, M. Ikhsan Rosa menjelaskan bahwa sparepart Haley merupakan milik karyawan Garuda.

M. Iksan Rosa mengatakan bahwa, karyawan yang bersangkutan siap membayar bea masuk atau pajak impor.

"Karyawan Garuda Indonesia akan tunduk dan mematuhi segala aturan yang berlaku atas putusan dari kepabeanan, misalnya harus membayar bea masuk atau prosedur-prosesur lain yang akan dikenakan," jelas M. Iksan Rosan.

Menurut keterangannya, karyawan itu tidak berniat menjual spare partnya.

"Sparepart juga akan dipergunakan oleh karyawan dan bukan untuk diperjualbelikan," ujarnya dalam siaran pers yang diterimaKompas.com, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Erick Thohir Siap Dicopot

Pada kesempatan yang sama, Erick Thohir mengaku harus siap dengan segala konsekuensi atas jabatannya sekarang.

Mulanya, Erick Thohir mengatakan, selama menjadi BUMN ia harus siap mencurahkan segalanya.

"Pasti, pikiran, perasaan, pemikiran," kata Erick Thohir seperti dikutip TribunWow.com dari YouTube Najwa Shihab. 

Saat ditanya Najwa Shihab apakah dirinya sudah merasakan makan hati selama dua bulan menjabat menjadi Menteri BUMN ini, Erick Thohir mengatakan belum.

Namun, Erick Thohir menjelaskan bahwa menjadi seorang menteri harus profesional dan bersikap objektif.

"Belum. Ya harus bukan arti makan hati, tapi harus berani objektif," katanya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved