Breaking News:

Rezim Orde Baru Berakhir, Mahfud MD Sebut Perlindungan Hak Asasi Harus Diakui Semakin Baik

Rezim Orde Baru Berakhir, Mahfud MD Sebut Perlindungan Hak Asasi Harus Diakui Semakin Baik

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Mahfud MD 

Rezim Orde Baru Berakhir, Mahfud MD Sebut Perlindungan Hak Asasi Harus Diakui Semakin Baik

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia lebih baik sejak berakhirnya rezim Orde Baru (orba).

Hal tersebut diungkapkan Mahfud MD menyikapi Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia. 

"Sejak era reformasi sesudah kita menjatuhkan pemerintahan orde baru itu, perlindungan hak asasi itu harus diakui semakin baik," kata Mahfud MD di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Menurut catatan Mahfud MD, sekurangnya masih ada 12 kasus kejahatan HAM yang terjadi saat Orde Baru belum selesai hingga sekarang.

Mahfud MD Sebut Akan Ada Kejutan dari Jokowi yang Bakal Umumkan Nama-nama Dewan Pengawas KPK

Namun, sejak Orde Baru jatuh tidak ada lagi kejahatan HAM.

"Kejahatan HAM itu kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyatnya," kata Mahfud MD.

Ia mengatakan, saat ini yang lebih banyak terjadi adalah konflik horisontal.

"Yang terjadi sekarang adalah antar rakyat dengan rakyat saling melanggar hak asasi. Kalau antar rakyat yang melanggar hak asasi namanya bukan pelanggaran HAM tapi kejahatan, kerusuhan, pembunuhan, dan macam-macam, itu bukan pelanggaran HAM," kata Mahfud.

Misteri Puluhan Ular Kobra di Bogor Hingga Petugas Damkar Bongkar Makam Warga, Lalu Temukan Hal Ini

Ia pun sempat bertanya kepada awak media pelanggaran HAM apa yang terjadi secara terstruktur dan sistematis setelah reformasi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved