Breaking News:

Jokowi dan Mahfud MD Kompak Minta Publik Percaya pada Lembaga Hukum Negara Soal Kasus Novel

Jokowi dan Mahfud MD Kompak Minta Publik Percaya pada Lembaga Hukum Negara Soal Kasus Novel

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
KOMPAS.com GARRY LOTULUNG / KRISTIANTO PURNOMO
Presiden Jokowi dan Menko Polhukam Mahfud MD kompak meminta masyarakat untuk mempercayai kasus Novel Baswedan kepada lembaga hukum negara. 

"Jangan sebelum ketemu ribut, setelah ketemu ribut," kata Jokowi.

"Berikanlah polisi kesempatan untuk membuktikan bahwa itu memang benar-benar motifnya apa, semuanya jangan ada spekulasi terbelih dahulu," imbuhnya.

"Orang baru ditangkap (pelakunya) kemarin," jelasnya.

Inilah 9 Makanan Ramah dan Terbaik untuk Ginjal, dari Kembang Kol, Kubis, Hingga Anggur Merah

Menurut Jokowi saat ini yang terpenting adalah pengawalan dalam kasus tersebut.

Hal ini untuk menghindari terulangnya kembali kejadian yang serupa.

"Ini kan baru pada proses awal, penyidikan dari ketemunya tersangka itu," kata Jokowi.

"Nanti kita ikuti, terus dikawal terus sehingga benar-benar apa yang menjadi harapan masyarakat itu ketemu," tambahnya.

"Apapun yang paling penting semua mengawal agar peristiwa ini tidak terulang lagi," jelas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden RI ini turut menyampaikan apresiasinya kepada Polri terkait tertangkapnya pelaku penyiraman air keras terhadap Novel.

Kabar Baru Tiara Dewi yang Dijuluki Syahrini KW, Kini Jualan Beras Karungan, Ini Potret Terbarunya

Dua pelaku penyiraman Penyidik KPK, Novel Baswedan dengan air keras, RM dan RB keluar dari Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, untuk dipindahkan ke Rutan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019) siang. Keduanya yang merupakan polisi aktif ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Warta Kota/Adhy Kelana (Warta Kota/Adhy Kelana)
Dua pelaku penyiraman Penyidik KPK, Novel Baswedan dengan air keras, RM dan RB keluar dari Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, untuk dipindahkan ke Rutan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019) siang. Keduanya yang merupakan polisi aktif ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Warta Kota/Adhy Kelana (Warta Kota/Adhy Kelana)

Mengingat proses ini telah memakan waktu cukup lama, yakni dua setengah tahun lebih.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved