Banjir Bandang di Lahat, Ratusan Rumah Warga Terendam dan Listrik Padam
Manajer PLN Tebing Tinggi, Dairobi dikonfirmasi mengatakan padamnya aliran listrik di Tebing Tinggi dampak dari banjir yang terjadi di Lahat.
Banjir Bandang di Lahat, Ratusan Rumah Warga Terendam dan Listrik Padam
POSBELITUNG.CO - Peristiwa banjir bandang yang terjadi di Desa Batai Kecamatan Gumay Talang dan Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat ikut berdampak pada masyarakat Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.
Karena, sejak pukul 06.30 hingga saat ini pukul 12.00 kondisi listrik masih padam, Kamis (9/1/2020).
Sejauh ini, pasokan listrik ke Kabupaten Empat Lawang masih mengandalkan dari Kabupaten Lahat dan Lubuk Linggau.
• 2 Kali Terendus, Mahasiswa Unsri Waspada, Terdengar Auman Harimau di Sore Hari
• Intip Kedekatan Luna Maya dengan Pemilik Restoran Terkenal Ini, Raffi dan Nagita Saksi Bisu
• Kapal Perang RI Ini Bikin Kapal China dan Vietnam Ketar Ketir, Lihat Sistem Persenjataannya
• Buah Hati Puput dan Ahok Lahir, Ini Ungkapan Sang Kakek
Ketika ada kejadian bencana alam seperti banjir dan longsor yang terjadi Kikim Timur, Lahat saat ini maka listrik di Empat Lawang juga terputus.
Pantauaan Sipoku.com, cuaca di Tebing Tinggi Empat Lawang sejak pagi hujan gerimis.
Namun, sekira pukul 10.00 hujan mulai mereda meski cuaca tetap mendung sampai saat ini
Manajer PLN Tebing Tinggi, Dairobi dikonfirmasi mengatakan padamnya aliran listrik di Tebing Tinggi dampak dari banjir yang terjadi di Lahat.
"Padamnya aliran listrik di Tebing Tinggi Empat Lawang dampak dari banjir di Lahat, yang tidak memungkinkan dialiri listrik, khawatir ada hal yg tidak diinginkan sehingga jaringan listrik dipadamkan dari Gardu Induk Lahat," ungkap Dairobi.
Dijelaskan Robi Kabupaten Empat Lawang listrik disuplai dari dua sumber, sumber dari Lubuk Linggau dan dari Lahat, kejadian banjir di Lahat tidak ada yang rusak.
Ratusan Rumah Terendam
Tembok penahan aliran Sungai Lematang di Lahat, tepatnya di Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, tak bisa menahan tingginya debit air pasca hujan deras yang terjadi Kamis (9/1/2020) subuh.
Akibatnya, 100 rumah terendam air, bahkan lima rumah rusak.
Hal tersebut seperti diterangkan Kades Lubuk Sepang, Verly Trinurhadi.
• 2 Kali Terendus, Mahasiswa Unsri Waspada, Terdengar Auman Harimau di Sore Hari
• Heboh Penampakan Harimau, Mukminin Mematung saat Kontak Mata
Menurutnya, saat kejadian warga masih belum siaga sebab masih pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/banjir-lahat.jpg)