Banjir Belitung Timur

Curah Hujan Tinggi, Aan Minta Basarnas, BPBD, dan Tagana di Beltim untuk Siaga

Dia menyampaikan penanganan banjir di ruas jalan Desa Sukamandi misalnya terkait dengan Pemprov Babel karena jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

Editor: Dedi Qurniawan
Posbelitung.co/Suharli
Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin saat memantau ruas jalan yang tergenang air di Desa Mempaya, Kecamatan Damar, Jumat (10/1/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin (Aan) menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait menyikapi banjir yang terjadi di beberapa lokasi di Kabupaten Belitung Timur.

Dia menyampaikan penanganan banjir di ruas jalan Desa Sukamandi misalnya terkait dengan Pemprov Babel karena jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

"Karena gorong-gorongnya kecil harus dibongkar, diperlebar untuk dibikin platdekker, mungkin nanti kami akan kordinasi dengan pihak provinsi," ujar Burhanudin saat memantau lokasi genangan air di Desa Mempayak, Jumat (10/1/2020). Desa Mempayak adalah titik paling parah yang tergenang banjir Beltim kali ini.

Aan juga mengatakan perlu adanya normalisasi saluran pembuangan air untuk menangani banjir di wilayah Desa Mempaya lainnya, tepatnya di dekat kantor desa .

"Karena airnya meluap ke pemukiman masyarakat, untuk itu kami akan segera koordinasi dengan kawan kawan di PU dan Teknis, untuk mem-follow up itu agar menjadi perhatian dari pihak provinsi maupun SDA," ujarnya.

Dia pun meminta agar Basarnas, BPBD, Tagana untuk tetap siaga dan waspada memantau situasi mengingat cuaca curah hujan tinggi

Kepala Desa Mempaya Syafrudin mengatakan, selain beberapa rumah warga, Kantor BPD Desa Mempaya juga tergenang air.

"Ini hujan kan dari semalam, ditambah lagi air dari gunung (bukit Mang) terlalu besar, sementara pembuangan saluran air terlalu kecil, jadi air meluap ke aspal," ujar Syafrudin.

Dia mengatakan untuk saluran air memang sejak tiga tahun lalu belum pernah dinormalisasi lagi.

Dia mengaku untuk warga terdampak, sebagian diungsikan sementara sampai air surut kekantor desa.

"Kalau hujan berhenti biasanya 30 menit setelah itu air surut," ujarnya.

27 Rumah Terendam, Kecamatan Damar Paling Parah 

Sebelumnya diberitakan, kodisi banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Belitung Timur sudah mulai surut, Jumat (10/1/2020) petang.

Berdasarkan data BPBD Belitung Timur hingga pukul 18.32 WIB, sebanyak 27 rumah terendam banjir..

Jumlah rumah terendam paling banyak ada di Desa Mempayak, Kecamatan Damar yakni sebanyak 18 rumah..

//
Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved