Breaking News:

Beginilah Reaksi Kapal China saat Diminta Keluar dari Perairan Natuna oleh TNI AL, Masih Ngotot?

Beginilah Reaksi Kapal China saat Diminta Keluar dari Perairan Natuna oleh TNI AL, Masih Ngotot?

Tangkap layar YouTubeKompasTV
Kapal penjaga pantai (coast guard) China diperingatkan oleh TNI AL. Kapal itu justru merasa tak bersalah dan minta tidak diintervensi 

Bukannya mengaku salah, kapal China itu justru merasa sudah berada di perairan Tiongkok. 

Ia juga meminta TNI AL untuk tidak mengintervensi mereka. 

Inilah Potret Lamaran Anak Haji Isam Pengusaha Terkaya Kalimatan Selatan, Digelar di Rumah Pribadi

"Ini kapal penjaga pantai Tiongkok (China) 5423. Kami berpatroli di area yang berada di bawah yurisdiksi Tiongkok dan wilayah pencarian ikan tradisional Tiongkok.

"Saya adalah petugas yang bertanggung jawab di kapal ini, bertugas di wilayah laut di bawah yuridiksi Tiongkok. Jangan mengintervensi kami. Ganti," kata petugas dari kapal China. 

Kapal coast guard China (Tangkap layar Youtube KompasTV)
Kapal coast guard China (Tangkap layar Youtube KompasTV)

Atas ulah kapal China yang masih berada di Natuna, TNI AL melakukan pengusiran dengan cara masuk ke konvoi kapal ikan China

Cara itu dilakukan untuk mengganggu kapal-kapal ikan China yang menangkap ikan.

"Kapal ikan (China) yang sekarang ini sedang menyebar jaring atau menarik trol supaya terganggu operasional. Ya tiga tiganya (kapal TNI AL Indonesia) saya suruh masuk di dalam konvoi. Ya silahkan diganggu biar mereka terganggu operasionalnya. Biar segera pergi."

"Ya tingkatannya mereka tidak mengusir kita justru memberikan penekanan kepada kita supaya menjaga keselamatan navigasi karena kapal kapal ikannya lagi memasang jaring. Justru saya tekankan pada para komandan untuk masuk saja untuk ganggu kapal ikannya tersebut," kata Panglima Komanda Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksanama Madya Yudho Margono masih dikutip dari YouTube KompasTV. 

Sinuhun Keraton Agung Sejagat dan Ratunya Ditangkap Tim Polres Purworejo, KAS Digeledah Polisi

Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Natuna Utara beberapa waktu lalu akibat dari pelanggaran wilayah oleh kapal-kapal ikan asing, Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono, S.E., M.M., kembali melakukan pemantauan lewat udara wilayah perairan Laut Natuna Utara dan sekitar, Jumat (10/1/2020). (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)
Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Natuna Utara beberapa waktu lalu akibat dari pelanggaran wilayah oleh kapal-kapal ikan asing, Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono, S.E., M.M., kembali melakukan pemantauan lewat udara wilayah perairan Laut Natuna Utara dan sekitar, Jumat (10/1/2020). (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Menurut Yudho, fokus kapal TNI AL adalah mengusir kapal-kapal ikan China karena mereka melakukan penangkapan ikan secara ilegal. 

Untuk kapal Coast Guard China, Yudho tidak mempersoalkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved