Inilah 6 Mayat yang Dipajang di Museum, dari Vladimir Lenin hingga Saint Bernadette

Inilah 6 Mayat yang Dipajang di Museum, dari Vladimir Lenin hingga Saint Bernadette

misterifaktadanfenomena.com
Saint Bernadette 

Inilah 6 Mayat yang Dipajang di Museum, dari Vladimir Lenin hingga Saint Bernadette

POSBELITUNG.CO -- Kematian ternyata bukan akhir segalanya bagi beberapa orang ini.

Bagaimana tidak, adapun tubuh mereka yang harusnya dikubur atau dikremasi, malah dijadikan pajangan di museum.

Alasan mengapa mereka tak dimakamkan cukup sederhana.

Ini karena orang-orang yang dipajang ini tokoh terkenal, selebrita, atau orang yang dengan sejarah yang mengubah pandangan dunia.

Pengakuan Avriellia Shaqqila Terlibat Protistusi dengan Vanessa Angel, Hotman: Ketangkap di Kamar?

Dilansir TribunTravel.com dari laman the-line-up.com, 6 mayat terkenal yang dipertunjukan di museum.

1. Vladimir Lenin

Vladimir Lenin (vid.alarabiya.net)
Vladimir Lenin (vid.alarabiya.net)

Pemimpin Revolusi Rusia dan pendiri negara Komunis pertama, Soviet sangat bangga pada Lenin.

Saat pemimpin itu meninggal pada 1924, mereka tak menguburkannya.

Tubuhnya terbaring dalam sarkofagus kaca di makamnya di Lapangan Merah.

Detik-Detik Kecelakaan Maut Ciater, Bus Terguling Hingga Tewaskan 8 Orang, Ada Foto saat Evakuasi

Orang-orang Rusia bersikap tertutup tentang bagaimana tepatnya mereka membuatnya tampak begitu sempurna (ini pekerjaan penuh waktu dari lima atau enam ilmuwan), tetapi para ahli setuju bahwa mungkin dia adalah mayat yang diawetkan terbaik di bumi.

Pengunjung dapat melihat tubuh di Mausoleumnya, meskipun ada aturan ketat tentang perilaku untuk tidak meletakkan tangan di saku.

2. King Tut

Kamu harus memberikan penghargaan kepada orang Mesir, karena datang dengan gagasan pelestarian jangka panjang.

Tutankhamen bukanlah raja yang sangat penting di zamannya, tetapi menjadi sensasi ketika makamnya ditemukan di Lembah Para Raja lebih dari 3.300 tahun kemudian pada 1922.

Harta Dulu Baru Cinta, Femmy Permatasari Akui Tak Munafik Terima Pinangan Alfons karena Tajir

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved