Berita Pangkalpinang
KISAH Bakso Gerobak Joni yang Beromzet Rp3 Juta per Hari, Ludes Hanya dalam Waktu 3,5 Jam
Bila diperhatikan, memang ada lukisan Mantan Presiden RI Soeharto pada suatu bagian di gerobaknya. Joni menyebut Soeharto adalah inspirasinya.
Penulis: Sela Agustika | Editor: Dedi Qurniawan
POSBELITUNG.CO , BANGKA - Cita rasa bakso gerobak milik Joni menjadi alasan banyak warga Pangkalpinang rela antre, kembali dan kembali lagi mencobanya.
Joni adalah pedagang bakso gerobakan sederhana di Kampung Opas, Pangkalpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sehari, Joni bisa menjual 19 kilogram bakso.
Omzetnya mencapai Rp 3 juta per hari.
Omzet sebugitu besar ia peroleh hanya dalam hitungan tiga setengah jam saja.
Bagaimana tidak, gerobak baksonya buka sekira pukul 7.00 WIB setiap hari, dan sudah ludes sekira pukul 10.30 WIB.
Jika anda datang pukul 11.00 WIB, maka kecil kemungkinan akan kebagian mencicipi lezatnya bakso ini.
Perlu diketahui, meskipun menggunakan gerobak, Joni tak berjualan dengan cara berkililing.
Dia hanya mangkal di depan sebuah gudang gas di Kampung Opas.
Saat bangkapos.com (posbelitung.co grup) berkunjung, Selasa (4/2/2020) sekira pukul 10.00 WIB, belasan pembeli tampak mengantre sana
Mangkok-mangkok sisa bekas pembeli makan di tempat pun banyak menumpuk di sekitar gerobak tersebut.
Sementara penjualnya bernama Joni (47), tampak sibuk melayani pembeli lain.
Dia dibantu anaknya melayani pembeli.
Berbagai kalangan pembeli berada di sini untuk menikmati bakso gerobak Joni.
Sepintas tampilan gerobak bakso ini memang tampak sederhana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/bakso-gerobak-joni.jpg)