Harga Mobil Bekas Banjir Terjun Bebas, Ini Efek Buruk Beli Mobil Bekas Banjir

Toyota Avanza 2012 yang saat ini dihargai sekitar Rp 100 jutaan, jika mobil itu bekas banjir bisa turun sampai 20 persen

Editor: Rusmiadi
(Kompas-Agus Susanto)
Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014)(Kompas-Agus Susanto) 

POSBELITUNG.CO - Banjir bisa menyebabkan sejumlah kerugian bagi pemilik kendaraan. Selain bikin mobil menjadi rusak, juga bikin harga jual ikut anjlok. Istilahnya jangan harap bisa untung banyak kalau menjual mobil yang sudah terendam air.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan mobil bekas banjir jika langsung dijual, harganya bakal terjun bebas.

Menurutnya, penurunan harga tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab kondisi pasar mobil bekas saat ini memang sedang kurang bergairah.

Ilustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020Dok. Otomotif Group Ilustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020

“Biasanya bakal diambil pedagang dengan harga di bawah pasaran. Pasar kan sedang kurang bagus, harganya pasti murah. Ditambah mobil bekas banjir, makin turun harganya,” katanya kepada Kompas.com Kamis (6/2/2020).

Ia mengilustrasikan, Toyota Avanza 2012 yang saat ini dihargai sekitar Rp 100 jutaan, jika mobil itu bekas banjir dalam kondisi sampai masuk ke kabin, bisa turun 10 sampai 20 persen.

Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjirKompas.com/Dio Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjir

Herjanto menambahkan, penurunan harga juga bisa terjadi meski pemilik mobil sudah memperbaiki kendaraannya. Sebab, pedagang bisa mendeteksi apakah pernah terendam banjir atau belum.

“Bisa lebih murah Rp 15 juta sampai Rp 20 juta dari harga pasaran. Meskipun sudah diperbaiki, tetap tidak bisa kembali 100 persen kan, pasti lama-lama ada saja yang tidak berfungsi normal,” ujarnya.

Mobil Mewah Bisa Lebih Anjlok

Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).

Penurunan paling parah, lanjut Herjanto, akan terjadi pada mobil premium yang sudah computerized. Contoh kendaraan seperti ini ialah Toyota Camry, Honda Civic, semua model Lexus, dan lainnya.

"Mobil mewah seperti itu akan turun sampai 50 persen dari harga pasar. Tidak bisa bayangkan mobil sport seperti Lamborghini, Porsche, McLaren, itu kalau tidak asuransi akan jadi berapa harga jual kembalinya," kata dia.

Penentuan turunnya harga jual kendaraan pasca-banjir tergantung pada kondisi. Jika genangan air sempat merendam seluruh mobil, harganya tentu akan semakin anjlok. Apalagi jika mobil sudah turun mesin..

Efek Buruk Beli Mobil Bekas 

Membeli kendaraan bekas kena banjir dipercaya bisa menguntungkan pembeli, karena mobil ditawarkan dengan harga yang lebih murah dari seharusnya. Namun, di balik itu semua menyimpan risiko tinggi dan bisa merugikan konsumen.

Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih, mengatakan kerusakan yang dialami mobil bekas banjir cenderung tidak terlihat. Hal ini yang membuat mobil bekas banjir dianggap tidak bisa kembali normal 100 persen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved