Breaking News:

Kriminalitas

Akhirnya Otak Pelaku Perampokan Sopir Taksi Online dan Dua Pelaku Lainnya Divonis Hukuman Mati

Terdakwa Akbar Al Farizi (34), yang menjadi otak pelaku pembunuhan serta perampokan Sofyan (44) sopir taksi online akhirnya divonis mati

Editor: nurhayati
Bangkapos.com
Ilustrasi korban pembunuhan 

Akhirnya Otak Pelaku Perampokan Sopir Taksi Online dan Dua Pelaku Lainnya Divonis Hukuman Mati

POSBELITUNG.CO--Terdakwa Akbar Al Farizi (34), yang menjadi otak pelaku pembunuhan serta perampokan Sofyan (44)  sopir taksi online akhirnya  divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang, Kamis (13/2/2020) dengan hukuman mati.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Akbar Al Farizi yang menjadi otak pelaku pembunuhan serta perampokan Sofyan (44) dengan hukuman mati, Kamis (16/1/2020) lalu

Pria Ini Ternyata Dalang Pembunuhan Jenderal Soleimani, Sudah Susun Rencana Puluhan Tahun Silam

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang, ketua majelis Hakim Efrata menyatakan, terdakwa Akbar terbukti melakukan pembunuhan terencana serta perampokan terhadap sopir taksi online, Sofyan pada 29 Oktober 2018 lalu, untuk mengambil mobil milik korban bersama ketiga teman lainnya, yakni Acundra (21) dan Ridwan (45) serta FR (16).

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana dan melanggar Pasal 340 KUHP. Terdakwa dihukum mati," kata ketua majelis Hakim Efrata dalam sidang, Kamis (13/2/2020).

Terdakwa Akbar Al Farizi (34), otak pelaku pembunuhan serta perampokan Sofyan (44) sopir taksi online divonis hukuman mati saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Kamis (13/2/2020).
Terdakwa Akbar Al Farizi (34), otak pelaku pembunuhan serta perampokan Sofyan (44) sopir taksi online divonis hukuman mati saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Kamis (13/2/2020). ((KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA))

Efrata memberikan kesempatan kepada Akbar untuk berkonsultasi kepada kuasa hukumnya. "Kami pikir-pikir yang mulia," ucap Akbar menanggapi vonis tersebut.

Sering Disebut Boboho, Pria Ini Sakit Hati Lalu Nekat Bunuh dan Bakar Wanita di Banyuwangi

Jaksa Penuntut Umum, Purnama Sofyan mengatakan, vonis yang dijatuhkan hakim sama dengan tuntutan jaksa pada sidang sebelumnya.

Akbar telah melanggar Pasal 340 KUHP ayat 3 tentang perencanaan pembunuhan. "Kita harapkan kejadian ini tak terulang lagi dan menimbulkan efek jera bagi para pelaku," ujar Purnama.

Menurut Purnama, dalam kasus tersebut dua terdakwa lain sudah dijatuhi hukuman mati, yakni Acundra dan Ridwan.

Terungkap Istri Kedua ternyata Otak Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Sewa 2 Orang Eksekutor Lakukan Ini

Sementara satu tersangka inisial FR divonis hukuman 10 tahun penjara. "Kasus ini sudah selesai, seluruh pelaku sudah divonis," ujarnya.

Diketahui, Sofyan (44) menjadi korban perampokan disertai pembunuhan pada 29 Oktober 2018 lalu.

Ketika itu Sofyan mendapatkan orderan dari para pelaku untuk mengantarkan mereka dari kawasan KM 5 menuju ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Kejinya sang Ayah, Gendong Jasad Anak Kandung yang Dibunuhnya, Sempat Mondar-mandir Kebingungan

Namun, di tengah perjalanan, korban dibunuh oleh para pelaku. Jenazah Sofyan pun ditemukan dalam kondisi tinggal tulang di Kabupaten Musirawas.

Dari penemuan itu, polisi menangkap empat tersangka, yakni Ridwan (45), FR(16), dan Acundra, (21) serta Akbar (34). (Kompas.com/Kontributor Palembang, Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Otak Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Mati

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved