Sosok Siswi SMP Yang Membunuh Anak 6 Tahun, Jarang Bergaul Tapi Berprestasi
Setelah membunuh anak enam tahun tersebut, NF sendiri yang justru melaporkan perbuatannya ke polisi.
"Anak ini punya kemampuan cukup luar biasa, tapi kita enggak tahu ini apakah kondisi kejiwaan atau bagaimana, makanya kami selidiki," lanjutnya.
Susatyo menyebut, NF sering mengungkapkan curahan hatinya di papan tulis di rumahnya.
NF juga memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang cukup baik.
"Anak ini (tersangka) cukup cerdas, berkemampuan Bahasa Inggris cukup baik. Dia mengungkapkan berbagai perasaannya itu dalam berbagai tulisan," cerita Susatyo dikutip dari Kompas.com.
Ia menambahkan, hal-hal tersebut akan dikumpulkan untuk dapat dikaji.
"Tentunya ini akan menjadi bahan-bahan yang akan kami kumpulkan dari TKP untuk bisa kami beri dan dikaji oleh ahli kejiwaan," ucap Susatyo.
Lalu, Kepala Sekolah tempat NF bersekolah, Purwaningsih menyebut anak itu sebagai sosok yang rajin.
NF juga pintar menggambar.
"Dia rajin di sekolah, selalu duduk paling depan dan jago gambar juga. Dia memang pintar gambar," ungkap Purwaningsih.
Pengakuan NF setelah Membunuh
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto menjelaskan, bahwa NF mengaku tidak menyesal dengan apa yang telah diperbuat.
NF mengaku tidak bersalah dan sebaliknya justru merasa puas.
Sehingga, kini pihaknya akan memanggil psikiater untuk mendalami kasus tersebut.
"Si pelaku ini dengan sadar diri. Dia menyatakan telah membunuh dan menyatakan saya tidak menyesal, tapi saya merasa puas. Ini butuh pendalaman lebih dalam, mungkin kami akan panggil ahli psikiater (kejiwaan)," kata Heru di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020).
Sebelumnya diberitakan, NF membunuh APA di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Kamis (5/3/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/rumah-tersangka-di-kawasan-sawah-besar.jpg)