Kuasa Hukum Pertanyakan Mengapa Galih Ginanjar Dituntut Lebih Berat daripada Pablo dan Rey Utami

Kuasa Hukum Pertanyakan Mengapa Galih Ginanjar Dituntut Lebih Berat daripada Pablo dan Rey Utami

Kuasa Hukum Pertanyakan Mengapa Galih Ginanjar Dituntut Lebih Berat daripada Pablo dan Rey Utami
Kolase TribunStyle.com/ Dok Tribunnews
Pablo Benua, Rey Utami, Galih Ginanjar, dan Fairuz A Rafiq. 

Kuasa Hukum Pertanyakan Mengapa Galih Ginanjar Dituntut Lebih Berat daripada Pablo dan Rey Utami

POSBELITUNG.CO - Jaksa penuntut umum ( JPU ) menuntut Galih Ginanjar dengan 3,5 tahun penjara dalam perkara pencemaran nama baik berkait video 'ikan asin'.

Adapun tuntutan itu lebih berat dibandingkan dengan tuntutan yang diberikan kepada dua terdakwa lain, Pablo Benua dan Rey Utami.

Kuasa hukum Galih Ginanjar pun mempertanyakan hal itu. Menurut dia, Galih adalah bintang tamu di kanal YouTube Pablo dan Rey.

Merekalah yang merilis video berisi ucapan Galih yang kemudian dianggap mencemarkan nama baik mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

"Itu yang saya juga mempertanyakan. Galih hanya spontanitas di situ dan orang yang diundang."

"Dia bintang tamu, ya kan ini undang-undangnya ITE," katanya saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (26/3/2020).

Inilah Pesan Anies setelah 50 Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona dan 2 di Antaranya Meninggal

Berdasarkan pasal yang digunakan dalam UU ITE dalam perkara itu, kata Sugiyarto, Galih bukan yang mendistribusikan video itu.

"Di mana bahasanya 'barang siapa mendistribusikan, mentransmisikan', kan gitu kan. Nah, Galih kan jauh dari orang yang meng-upload, mendistribusikan, mentransmisikan," ucapnya.

Sugiyarto menambahkan Galih tidak pernah menyebut seperti apa yang dituangkan pelapor, artis peran Fairuz A Rafiq, di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisian.

Halaman
123
Penulis: tidakada007
Editor: asmadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved