Zoom Banyak Digunakan saat Social Distancing, Ternyata Ada Bahaya yang Tak Disadari Penggunanya

Aplikasi Zoom menjadi salah satu yang banyak digunakan untuk tetap berkomunikasi selama masa work from home (WFH).

freepik.com
Ilustrasi video chatting 

POSBELITUNG.CO -- Selama masa work from home (WFH) akibat wabah virus corona ( covid-19 ), aplikasi Zoom menjadi salah satu yang banyak digunakan untuk tetap berkomunikasi.

Adapun aplikasi video conference ini mendadak menjadi hits di era social distancing, bahkan, pejabat pemerintah pun menggunakan Zoom ini untuk berkomunikasi dengan jajaran menterinya.

Marak digunakan saat social distancing, Zoom ternyata menyimpan bahaya yang tak disadari oleh penggunanya.

Meski pihak Zoom menjanjikan keamanan sistem dan privasi pengguna, nyatanya hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Media ternama, The Intercept, melaporkan bahwa aplikasi ini ternyata tidak melakukan enkripsi untuk panggilan video yang dilakukan pengguna.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh juru bicara Zoom.

Rachel Vennya Mengaku kini Anak Rumahan, Bagikan Seabrek Kegiatannya Selama Menjalani WFH

Menurutnya, sistem keamanan Zoom hanya mengandalkan protokol Transport Layer Security (TLS).

"Saat ini, tidak memungkinkan untuk menghadirkan enkripsi end-to-end untuk panggilan video Zoom. Zoom menggunakan kombinasi TCP dan UDP sebagai pengamanan. TCP dibuat berdasarkan protokol TLS," ungkap juru bicara Zoom.

TLS sendiri merupakan protokol yang digunakan untuk memperkuat keamanan website dengan protokol komunikasi berupa HTTPS.

Protokol ini berbeda dengan sistem keamanan enkripsi end-to-end yang membuat komunikasi tidak dapat diintip oleh peretas.

Halaman
1234
Penulis: tidakada008
Editor: asmadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved