Menteri Mahfud MD Singgung Bansos Warga Miskin Terdampak Corona: Pokoknya Mereka Harus Selamat!
Mahfud MD menjelaskan, banyak penduduk yang tinggal di DKI Jakarta namun tak memiliki KTP Ibu Kota.
"Diperkirakan perhitungan yang moderat itu kira-kira akan berpuncak di bulan Juni gitu kan."
Lebih lanjut, Mahfud menilai petugas harus menerapkan PSBB secara lebih efektif dan tegas untuk menyadarkan masyarakat soal bahaya Virus Corona.
"Tetapi yang agak pesimis, yang agak konservatif pikirannya justru bisa sampai September sampai Desember," kata Mahfud.
"Nah sekarang ini baru akan mulai, sehingga skalanya perlu ditingkatkan dan administrasi pemerintahan harus lebih fleksibel dalam memberikan pelayanan."
"Tapi harus lebih tegas dalam memberikan tindakan," tukasnya.
• Pelanggan PLN 900 VA dan 1300 VA Nonsubsidi Dapat Potongan Harga Rp100 Ribu, Ini Syaratnya
Simak video berikut ini menit ke-3.21:
Kata Mahfud MD soal Larangan Mudik
Pada kesempatan itu, sebelumnya Mahfud MD angkat bicara soal jalannya larangan mudik untuk mencegah penularan Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, Mahfud MD menilai sejauh ini larangan mudik sudah berjalan lancar dan ditaati oleh banyak masyarakat.
Meskipun begitu, ia tak memungkiri jika masih ada warga yang nekat berusaha pulang ke kampung halaman.
Hal itu disampaikan Mahfud MD melalui tayangan YouTube metrotvnews, Senin (27/4/2020).
Pada kesempatan itu, Mahfud MD mengklaim semua petugas sudah bekerja dengan baik dalam mencegah warga mudik ke kampung halaman.
"Ada beberapa larangan mudik, pertama aparat kita sudah terlihat kerja, mulai tegas," jelas Mahfud MD.
Namun, hingga kini menurut Mahfud MD masih banyak warga yang nekat mudik meskipun dilarang.
Bahkan, menurut dia banyak warga yang terpaksa puta balik saat ketahuan akan mudik ke kampung halaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/menteri-koordinator-politik-hukum-dan-keamanaan-menko-polhukam-mahfud-md.jpg)