Mahfud MD Jelaskan Soal Salat Tarawih hingga Sebut Pemerintah Dinamis dalam Menangani Covid-19

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyampaikan, ibadah sunah seperti salat Tarawih

Tayang:
Channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Mahfud MD membantah pemerintah tidak tegas mengatasi masalah penyebaran Virus Corona. 

POSBELITUNG.CO -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam ), Mahfud MD menyampaikan, ibadah sunah seperti salat Tarawih tak perlu dikerjakan di masjid.

Adapun Mahfud MD menjelaskan pendapat dari para ulama dan teladan dari Nabi Muhammad soal salat Tarawih ini.

Banyak pendapat yang menganjurkan agar umat Islam beribadah di rumah saat menghadapi pandemi virus corona.

"Mayoritas ulama di Indonesia itu sudah mengatakan, jangan salat Tarawih bersama, jangan buka bersama, jangan mudik dulu."

"Itu hanya sunah, sunah dalam anjuran mendapat pahala jika dikerjakan, tidak berdosa jika ditinggalkan."

"Nabi Muhammad pun kalau bulan Ramadhan, hanya tiga hari di masjid dulu. Jadi tidak ada keharusan untuk salat di masjid," ujar Mahfud MD, dikutip dari YouTube Indonesia Lawyers Club, Rabu (29/4/2020).

Waktu Salat di Belitung, Beltim, Sungailiat, Pangkalpinang Serta Lokasi Masjid, Kamis 29 April 2020

Ia mengatakan, pemimpin harus mementingkan keselamatan dari rakyatnya saat ini.

Sementara itu, rakyat juga harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Dalam kaidahnya, tugas pemimpin itu untuk kemaslahatan rakyatnya, untuk keselamatan, rakyat harus patuh itu."

"Pemerintah yang bertugas menjaga keselamatanmu, dan itu harus diikuti," terangnya.

Mahfud MD menyebut, jalan moderat atau tengah yang dipilih oleh pemerintah untuk menangani penyebaran virus corona ini dirasa lebih pas.

"Kita sekarang sudah membuat jalan yang moderat, jalan yang moderat itu tentu akan lebih dinamis nanti dilaksanakan di lapangan," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah memberi arahan sesuai dengan situasi yang terjadi.

Ini Alasan Pihak Istana Mengapa Presiden Joko Widodo Turun Langsung Bagikan Sembako Pada Warga

Peraturan yang telah ditetapkan tersebut merupakan pilihan terbaik bagi masyarakat.

"Masyarakat diminta tetap mengikuti apa yang oleh pemerintah itu dijadikan arahan, sekarang harus begini mungkin minggu depan akan begitu, minggu berikutnya akan begitu."

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved