Berita Belitung
Pengumuman Kelulusan Secara Daring, Berbeda Tak Terlihat Suasana Siswa dan Ortu Harap-harap Cemas
Pengumuman kelulusan yang dilakukan secara daring membuat siswa SMA/SMK hanya menanti hasil di rumah masing-masing.
Penulis: Adelina Nurmalitasari |
Berdasarkan data yang dihimpun Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung, terdapat masing-masing 2.373 lulusan dari 18 sekolah di Belitung dan 1.447 lulusan dari 16 sekolah di Belitung Timur.
Menurut Kepala Cabdindik Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, pengumuman kelulusan di tengah pandemi Covid-19 ini dilakukan secara online atau daring, baik itu melalui email atau surel, WhatsApp, maupun penggunaan aplikasi daring lainnya.
"Kami sudah mengimbau sekolah untuk menghindari siswa berkumpul, sehingga sekolah mempersiapkan pengumuman ini secara online," jelas Adi kepada Posbelitung, Minggu (3/5/2020).
Jika tahun-tahun sebelumnya pengumuman kelulusan dibarengi pengumuman nilai sekolah dan siswa terbaik, tahun ini memang tidak dilakukan, karena pengumuman nilai sekolah dan siswa terbaik itu didasarkan pada nilai ujian nasional yang tak diadakan tahun ini.
Kata Adi, melalui ujian nasional memang nilai siswa di satu sekolah dapat dibandingkan dengan nilai siswa di sekolah yang lain.
"Tahun ini ujian nasional tidak ada, sementara ujian sekolah yang dilaksanakan oleh masing-masing sekolah belum ada mekanisme untuk menyetarakan nilai siswa disatu sekolah dengan sekolah lain," lanjutnya.
Ia menjelaskan, tahun ini pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebelumnya telah dibatalkan Kemdikbud karena status darurat nasional bencana non alam Covid-19. Sehingga penentuan kelulusan siswa didasarkan pada ujian sekolah.
"Alhamdulillah SMA/SMK sudah melakukan ujian sekolah sehingga bisa dipakai untuk menentukan kelulusan," ungkap Adi.
Ujian Kenaikan Kelas Daring
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, Minggu (3/5/2020) mengatakan ujian kenaikan kelas bagi siswa kelas X dan XI nanti dilaksanakan secara serentak tanggal 8-20 juni 2020.
Saat ini sekolah sedang mempersiapkan mekanisme pelaksanaan ujian sekolah tersebut secara online atau daring.
Ia menjelaskan, ujian akhir semester (UAS) dapat dilakukan sesuai edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19.
"Disesuaikan dengan kondisi yg ada di tiap-tiap sekolah, tidak mesti mencapai syarat ketuntasan kurikulum sesuai edaran Mendikbud, UAS untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna," jelas Adi saat dikonfirmasi Posbelitung.co.
Disinggung mengenai kesiapan pelaksanaan UAS secara daring, ia berharap agar siswa setingkat SMA/SMK dalam mengikutinya tanpa mengalami kendala.
"Sampai saat ini kami belum menerima laporan dari SMA/SMK kalau ada siswa yang tidak siap online. Tentu kalaupun ada, kami akan upayakan cara lain sehingga siswa tersebut dapat menempuh ujian kenaikan kelas online," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/siswa-smk-cuci-tangan.jpg)