Kualitas Kurma Menurun Setelah Dibuka dari Kemasan, Begini Penjelasannya

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kualitas buah kurma agar tetap baik bahkan setelah dibuka dari kemasan aslinya.

Editor: Novita
Bangkapos/khamelia
Kurma baik dikonsumsi saat berbuka puasa 

POSBELITUNG.CO - Buah kurma jadi salah satu buah yang punya tingkat keawetan cukup lama.

Beberapa jenis kurma bisa bertahan bahkan lebih dari satu tahun.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kualitas buah kurma agar tetap baik bahkan setelah dibuka dari kemasan aslinya.

Chef Fahad Fuad, Banquet Sous Chef di Jakarta Internasional Expo dan Convention Kemayoran juga Chef Noldy Herling, Executive Chef of Mercure Jakarta Simatupang menjelaskan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kualitas kurma.

Menurut Chef Fahad, kurma bisa punya tingkat keawetan yang baik karena sudah melalui proses pengeringan tertentu.

“Sengaja ditekan kadar airnya lalu disinar UV sebelum dikemas untuk mematikan bakteri dan kuman,” ujar Chef Fahad pada Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Kualitas kurma bisa menurun setelah dibuka dari kemasan adalah karena perubahan suhu yang terjadi pada kurma, lalu adanya kontaminasi, dan waktu konsumsi setelah dibuka yang terlalu lama.

Soal kontaminasi, menurut Chef Noldy hal itu artinya jika kurma tidak disimpan dengan baik dan bersama bahan-bahan lain yang akan memengaruhi kualitas dari kurma tersebut.

“Yang buat kualitas menurun kalau terkontaminasi saja dengan bahan yang lain. Sepanjang disimpan dengan baik, kualitas kurma pasti akan tetap bagus,” papar Chef Noldy pada Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Untuk menjaga kualitas kurma, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah menyimpannya dalam wadah tertutup.

Selain itu, Chef Noldy juga menyarankan untuk menyiram kurma dengan sedikit madu asli untuk membuat kurma awet dan tetap sehat setelah kurma dibuka dari kemasan.

Kurma memang bisa bertahan di suhu ruang untuk beberapa waktu tertentu.

Kurma jenis kering misalnya seperti medjool dan ajwa bisa bertahan selama 3-6 bulan di suhu ruangan.

Sementara kurma jenis basah seperti sukkari hanya bisa bertahan selama 3 hari saja.

Maka dari itu, Chef Fahad menyarankan untuk memasukkan kurma ke dalam lemari pendingin baik itu dalam chiller atau freezer.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved