Taufik Hidayat Ungkap Begini Caranya ASN di Kemenpora Korupsi Pembayaran Hotel Sehari Rp 50 Juta

Taufik Hidayat membeberkan bagaimana prakter korupsi di Kemenpora. Sekelas ASN biasa saja bisa korupsi uang dari selisih pembayaran hotel

(KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)
Mantan pebulutangkis nasional, Taufik Hidayat saat diwawancarai media di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (11/8/2018). 

POSBELITUNG.CO -- Pelaku di korupsi di Indonesia masih merajalela.

Di dunia olahraga, salah satunya berada di lingkungan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)

Tak hanya dilakukan oleh pejabat setingkat menteri, tapi aparatur sipil negara (ASN) pun bisa melakukannya.

Praktek korupsi di tubuh Kemenpora yang dilakukan oleh oknum ASN ini dibeberkan oleh Taufik Hidayat.

Mantan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia mengatakan, korupsi bisa dilakukan oleh pejabat atau bahkan aparatur sipil negara (ASN) biasa sekalipun.

Oleh karena itu, keberadaan lembaga anti-rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), menjadi ujung tombak guna membongkar tindakan merugikan negara tersebut.

Korupsi banyak terjadi di berbagai lembaga pemerintahan Indonesia, termasuk bidang olahraga.

Kasus di bidang olahraga paling menggemparkan akhir-akhir ini adalah penangkapan Menteri Pemuda dan Olahraga era Kabinet Kerja 2014-2019, Imam Nahrawi.

Taufik Hidayat turut dipanggil oleh KPK untuk meberikan kesaksian tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Imam Nahrawi.

Taufik Hidayat memberikan kesaksian dalam penyerahan uang sebesar Rp 1 miliar dari total Rp 20,148 miliar.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved