Istri Presiden Venezuela Diburu Pemerintah AS, Apa Kesalahannya?

Walau sempat mengaku tidak bersalah, keduanya dihukum tahun 2017 dan dijatuhi hukuman 18 tahun penjara.

Instagram @florescilia
Cilia Flores, First Lady Venezuela yang kini jadi buruan pemerintah AS karena kasus narkoba, khususnya kokain dimana sauda-sauranya jadi pemasok ke AS 

Istri Presiden Venezuela Diburu Pemerintah AS, Apa Kesalahannya? Berikut Ini Sosok Cilia Flores

POSBELITUNG.CO -- Istri presiden Venezuela bernama Cilia Flores kini jadi buruan pemerintah AS. Apa sebenatnya kesalahan dia?

First Lady adalah julukan untuk setiap ibu Negara atau istri dari Presiden sebuah negara.

Nah, bicara soal First Lady, ada seorang First Lady yang tengah dibicarakan.

Namun bukan karena hal positif, melainkan hal negatif.

Dilansir dari news.cgtn.com yang mengutip dari Reuters pada Jumat (29/5/2020), Amerika Serikat dilaporkan sedang bersiap untuk menggugat istri Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang bernama Cilia Flores dalam beberapa bulan mendatang.

Apa kesalahan sang First Lady dari Venezuela tersebut?

Tak tanggung-tanggung, Cilia Flores digugat dengan kasus perdagangan narkoba dan korupsi.

Awal rencana gugatan itu berasal dari aksi penyeludupan kokain yang gagal.

Dilaporkan kedua tersangka adalah pria asal Venezuela yang bernama Efrain Campo dan Franqui Flores.

Ternyata keduanya merupakan keponakan dari Cilia Flores.

Keduanya ditangkap pada November 2015 di Haiti oleh Badan Penegakan Narkoba AS dalam sebuah penggerebekan narkoba.

Saat penangkapan, mereka berencana untuk menjual 20 juta dolar AS kokain di Amerika Serikat.

Walau sempat mengaku tidak bersalah, keduanya dihukum tahun 2017 dan dijatuhi hukuman 18 tahun penjara.

Di antara bukti yang diperoleh penyelidik, ada bukti pesan singkat antara kedua keponakan ini dan Cilia Flores, di mana ketiganya diduga membahas pengiriman kokain.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved