Breaking News:

Kronologi Sekretaris Disdukcapil AD Dibacok Satpol PP saat Minta Dibukakan Portal

Seorang anggota Satpol PPberinisial AB, nekat membacok AD, pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai sekretaris di Dinas Kependudukan

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan 

POSBELITUNG.CO -- Seorang anggota Satpol PP berinisial AB, nekat membacok AD, pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai sekretaris di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maybrat, Provinisi Papua Barat, Jumat (5/6/2020) sekitar pukul 09.30 WIT.

Adapun akibat dari peristiwa itu, SD dilarikan ke Puskesmas Ayamaru untuk mendapat perawatan medis setelah mengalami luka serius di pelipis kiri akibat senjata tajam.

Sebelumnya, korban diperintahkan Bupati Maybrat untuk mengawal pengurus gereja dari Sorong menuju Maybat.

Namun, sesampainya di pos penjagaan Covid-19 di Kampung Welek, akses masuk ditutup.

Seorang warga sekitar bernama Sepi Kumbu, yang melihat kejadian tersebut mengatakan, awalnya SD berbincang dengan AB yang sedang berjaga di pos pintu masuk untuk meminta kunci portal yang digembok.

Reaksi Mbah Mijan Ketika Diminta Taubat dari Paranormal Jadi Rajin Ngaji: Pahami dengan Akalmu!

Saat berbincang, diduga pelaku tersinggung dengan ucapan yang dilontarkan korban kepada dirinya.

Karena tersinggung, pelaku langsung mengejar korban dengan parang dan membacoknya.

Akibat peristiwa itu, kata Sepi, korban mengalami luka yang serius di bagian pelipis sebelah kiri.

Oleh warga, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Ayamaru untuk mendapat perawatan medis.

Kapolres Sorong Selatan AKBP Sahat Siregar saat dihubungi mengatakan, belum mendapat laporan peristiwa pembacokan tersebut.

Sementara itu, Bupati Maybrat Bernard Sagrim mengatakan, kasus pembacokan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kejadian ini, kata Bernard, hanya salah paham dan pelaku sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Reaksi Ayah Reino soal Video Syur Diduga Mirip Syahrini Bikin Kaget, Incess: Aku Temukan Sosok Papa

"Memang ada pemberlakuan pembatasan akses ke luar masuk di 4 wilayah cek poin, karena Kabupaten Maybrat masuk zona hijau sehingga pemerintah melakukan pengetatan untuk mencegah penyebaran Covid-19," jelas Bupati Maybrat. 

(*)

Berita ini telah terbit di TRIBUNBOGOR.COM berjudul Sekretaris Disdukcapil Dibacok Satpol PP saat Minta Dibukakan Portal, Ini Kronologinya

Indah Cahya Sari Calon Penerus Butet, Bidik Gelar Juara World Junior Championships 2020

Penulis: tidakada008
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved