Setelah Keluar dari Nusakambangan John Kei Dikenal Lebih Religius dan Jadi Pendeta
Polda Metro Jaya membenarkan telah menangkap John Kei (JK) beserta kelompoknya saat melakukan penggerebekan di Perumahan Taman Tytyan Indah, Medan Sat
POSBELITUNG.CO--Polda Metro Jaya membenarkan telah menangkap John Kei (JK) beserta kelompoknya saat melakukan penggerebekan di Perumahan Taman Tytyan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (21/6/2020) pukul 23.00 WIB.
Pengamatan Warta Kota, lokasi penangkapan itu berada di Blok N1 No 2 RT 03 RW 12 di Perumahan Tytyan Indah.
Ada sejumlah warga yang beraktifitas di jalan blok tersebut.
Ada dua akses masuk ke blok area rumah lokasi penangkapan John Kei dan anak buahnya.
Satu akses masuk dari Jalan Tytyan Raya ditutup portal. Satu lagi akses di Jalan Tytyan Indah yang masih dibuka aksesnya.
• Sikap John Kei saat Konferensi Pers Kasus Kericuhan di Green Lake City
• Fakta Baru Ricuh John Kei & Nus Kei, Ternyata Masih Keluarga, Motif Penyerangan Akhirnya Terungkap
Seorang warga berinisal G mengatakan sejak keluar penjara dari Nusa Kambangan, John Kei lebih sering di rumah.
John Kei lebih sering berkegiatan di dalam rumah maupun area sekitar rumah. Oleh karena itu saat proses penangkapan John Kei tengah berada di rumah.
"Iya digerebek, ini kan ada messnya, JK (John Kei) nya juga ada di rumah, engga kemana-mana dia pas sudah keluar dari Nusa Kambangan," ujar saat berbincang, pada Senin (22/6/2020).
Warga yang telah cukup lama tinggal di area perumahan itu menyebut John Kei lebih religius usai keluar dari Nusa Kambangan. John Kei disebut juga menjadi Pendeta.
• Reaksi Nikita Mirzani Saat Ditegur Hakim karena Tak Gunakan Masker, Dituntut 6 Bulan Penjara
"Juga jadi pendeta kok, panggilan kemana-mana tuh, gereja-gereja mana aja dipanggilin," ucapnya.
Seorang warga lainnya yang engga menyebutkan namanya juga menceritakan sejak keluar Nusa Kambangan, John Kei sering beraktivitas di rumah.
Bahkan sering melihat John Kei olahraga jalan santai di jalan komplek perumahan.
"Iya sering jalan lari, tiap pagi atau sore," imbuh dia.
Sebelum penangkapan, kata warga itu, John Kei pagi harinya juga terlihat lari pagi di area komplek perumahannya.
"Paginya saya lihat, olahraga jalan di sini (Perumahan Tytyan Indah). Sering memang kegiatan di situ," paparnya.
Sebelumnya, seorang warga setempat berinisal A membenarkan atas penangkapan John Kei dan puluhan anak buahnya.
Kejadian penangkapan itu sekitar pukul 22.00 WIB, saat proses penangkapan ada sekitar 100 personil kepolisian lebih yang datang.
Mereka berpakaian polisi maupun bebas atau preman.
"Banyak bangat pokoknya polisi. Kita sampai kaget bakal ramai gini," katanya kepada Wartakota, Selasa (22/6/2020).
Ia menerangkan saat proses penangkapan sempat terdengar beberapa kali suara tembakan.
Warga juga sempat keluar rumah, akan tetapi diminta kembali masuk ke dalam rumah.
"Awalnya keluar cari tahu ada apa, disuruh masuk rumah lagi," ungkapnya.
Sementara Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan bahwa kasus ini ditangani langsung oleh Polda Metro Jaya.
Petugas Polres Metro Bekasi Kota hanya melakukan penjagaan.
”Kasus ini langsung ditangani Jatanras Polda Metro Jaya,” katanya.
Erna menyebutkan, penangkapan puluhan orang di lokasi berkaitan dengan kerusuhan di Jakarta Barat dan Tengerang.
Namun, Erna belum mengetahui persis kasus tersebut.
”Kasusnya terjadi Minggu siang, belum tahu soal apa, itu penanganan Polda Metro, ya, "paparnya. (MAZ)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Setelah Keluar dari Nusakambangan, Warga: John Kei Sering di Rumah dan Dikenal Jadi Pendeta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/lokasi-penangkapan-john-kei.jpg)