Ketahui 8 Etika Makan Menggunakan Sumpit di Jepang, Ada Hashi-watashi hingga Mayoi-bashi

Bukan sekadar aturan memegang sumpitnya saja, tapi cara menggunakan sumpit untuk makan juga diatur.

Editor: Novita
Pixabay
Sumpit sudah ada sejak ribuan tahun lalu 

POSBELITUNG.CO - Orang Jepang punya kebiasaan makan menggunakan sumpit.

Mungkin tidak semua orang paham cara menggunakan sumpit, khususnya turis asing yang liburan ke Jepang.

Di Jepang penggunaan sumpit ternyata tidak sembarangan lho, ada etika tertentu yang harus dipatuhi.

Bukan sekadar aturan memegang sumpitnya saja, tapi cara menggunakan sumpit untuk makan juga diatur.

Dilansir Tribun Travel dari beberapa sumber, berikut delapan aturan menggunakan sumpit di Jepang.

1. Hashi-watashi

Memiliki arti mengoper makanan dari sumpit ke sumpit dengan temanmu.

Di Jepang cara ini dianggap mirip dengan cara mengambil tulang mayat pada saat kremasi.

Oleh karena itu, pengunaan sumpit dengan cara ini dianggap tidak pantas dilakukan di meja makan.

Jika kamu ingin memberikan makanan ke temanmu, ada baiknya kamu menaruh makanan itu di atas piring terlebih dahulu dan biarkan temanmu mengambilnya sendiri.

2. Yose-bashi

Artinya memindahkan mangkuk dengan cara menariknya dengan sumpit.

Menggeser mangkuk dengan sumpit memang praktis, tetapi lebih baik kita menggesernya dengan tangan untuk menghargai makanan tersebut.

3. Sashi-bashi

Artinya mengambil makanan dengan cara menusuknya dengan sumpit.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved