Perahu Rombongan Pemancing Tenggelam
Korban Meninggal Perahu Tenggelam Ternyata Warga Desa Buluh Tumbang
Korban yang meninggal tersebut bernama Ade Rahmat Rizal yang beralamat di RT10, RW 03, Dusun Buluh Tumbang, Desa Buluh Tumbang.
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Dedi Qurniawan
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung Hairil membenarkan bahwa korban kapal tenggelam yang meninggal dunia merupakan warga desanya.
Ia mengatakan korban yang meninggal tersebut bernama Ade Rahmat Rizal yang beralamat di RT10, RW 03, Dusun Buluh Tumbang, Desa Buluh Tumbang.
"Iya warga kami, tadi sudah dimakamkan pihak keluarga. Cuman saya tidak bisa cerita lebih banyak karena tidak tahu ceritanya," ujar Hairil saat dihubungi posbelitung.co, Kamis (9/7/2020).
Menurutnya korban sudah lama bermukim di Desa Buluh Tumbang bersama keluarganya.
Sehari-harinya korban merupakan pedagang bakso keliling menggunakan sepeda motor.
"Penjual bakso keliling biasanya ke arah Ibul dan Jangkang. Memang sudah lama di sini," ungkapnya.
Sebelumnya, Ade warga Desa Buluh Tumbang meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya menuju lokasi mancing karang tenggelam di sekitar perairan Menduluk, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.
Perahu diduga diterjang gelombang sehingga 17 awak tenggelam dan diselamatkan oleh nelayan dari Dusun Dudad, Desa Lassar, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.
Kaget Lihat Perahu Tenggelam
Diberitakan sebelumnya, Dodi Darmadi alias Acok (30) nelayan Dudad, Desa Lassar, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung sempat terkejut melihat perahu tenggelam di sekitar lokasinya berlabuh memasang pukat pada Kamis (9/7/2020).
Ia mengatakan awalnya hanya melihat bagian atap perahu sedangkan lainnya sudah tenggelam.
Akhirnya Acok bersama dua rekannya memutuskan menuju lokasi tepatnya di belakang Pulau Menduluk sekitar satu kilometer dari posisinya.
"Kejadiannya sekitar pukul 06.00 WIB lewat. Semalam kami habis berlabuh karena hujan lebat tadi belum mengangkat pukat, tiba-tiba perahu itu ada di belakang Menduluk sudah tenggelam," ungkapnya saat dihubungi posbelitung.co.
Setibanya di lokasi, Acok melihat para awak perahu sedang mengambang sembari berpegangan di bagian atap.
Sedangkan salah satu penumpang sudah meninggal dunia tapi masih dipegang oleh rekan yang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/warga-membantu-proses-evakuasi-korban-perahu-tenggelam-di-perairan-mendulu.jpg)