Breaking News:

Berita Balitung

Tanggapan Ketua BP Geopark Belitong Hasil Sidang Badan Eksekutif UGGp

Rekomendasi yang diminta adalah penjelasan delineasi peta wilayah Geopark Belitong, yang sebelumnya sempat dinyatakan belum memenuhi persyaratan

Istimewa
Kepala BKPSDM Kabupaten Belitung Timur, Yuspian saat berada di ruang kerjanya. Senin (29/6/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Menanggapi pemberitaan terbaru terkait hasil sidang Badan Eksekutif UGGp (Executive Board Meeting UNESCO Global Geopark) di Paris di antaranya mengumumkan tentang lolosnya Geopark Kaldera Toba sebagai anggota Unesco Global Geopark dan sekaligus guna mengkonfirmasi informasi terkait status Geopark Belitong ditangguhkan dalam sidang Badan Eksekutif UGGp.

Ketua Badan Pengelola (BP) Geopark Pulau Belitong, Yuspian menjelaskan berdasar hasil koordinasi langsung sekretariat BP Geopark Belitong atas sepengetahuan KNIU, KNGI dan Dubes RI untuk UNESCO kepada sekretariat UGGp di Paris, Prancis bermaksud mengkonfirmasi tindak lanjut atas status deferred untuk Geopark Belitong dalam hasil council meeting di Lombok tahun 2019 lalu.

"Usulan Geopark Belitong untuk menjadi anggota UGGp resmi dinyatakan dalam status deferred atau ditangguhkan. Hal ini bermakna bahwa Geopark Belitong diberi kesempatan maksimal selama dua tahun kedepan untuk dapat menyampaikan progress report sesuai rekomendasi yang disampaikan tanpa harus mengajukan usulan ulang dossier maupun evaluasi lapangan oleh assessor UGG," jelas Yuspian kepada posbelitung.co pesan rilisnya, Minggu (12/7/2020).

Penyampaian progress report diinformasikan paling lambat September 2020 akan datang melalui jalur resmi yang sudah ditentukan dalam hal ini melalui Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) sebagai perwakilan resmi UNESCO di Indonesia.

Adapun rekomendasi yang diminta adalah penjelasan delineasi peta wilayah Geopark Belitong, yang sebelumnya sempat dinyatakan belum memenuhi persyaratan sebagaimana Statuta UGGp.

Saat ini perbaikan peta dimaksud sudah diselesaikan oleh BP Geopark Belitong, dan telah dikoordinasikan kepada pihak-pihak terkait dalam hal ini oleh Badan Geologi, Kementerian ESDM, KNGI dan KNIU, untuk dilakukan review dan koreksi.

Menurutnya hal ini sesuai amanat Perpres 9 tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark).

BP Geopark Belitong akan segera mengirimkan progress report sesuai yang diminta tanpa harus menunggu sampai bulan September 2020 mendatang, karena menurutnya sudah siap sejak awal, hanya menunggu surat resmi dari sekretariat UGGp yang dikabarkan akan segera dikirim setelah sidang Badan Eksekutif UGGp (berakhir 10 Juli yang lalu) sebagai dasar penyampaian secara resmi oleh BP Geopark melalui KNIU.

"Progress report yang disampaikan akan dimasukan dalam agenda council meeting selanjutnya. Berdasarkan informasi yang kami terima masih belum dapat dipastikan jadwalnya, mengingat dunia masih dalam status pandemi covid-19. Untuk sementara diinformasikan akan dilaksanakan bulan November tahun 2020 di Paris, Prancis," ujarnya

Perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia mengusulkan dua kandidat UGGp pada 2018 lalu dimana berdasarkan hasil council meeting 2019 yang dilanjutkan dengan penetapan secara resmi dalam executif board meeting pada (10/7) lalu, menetapkan hasil accepted (diterima) untuk Geopark Kaldera Toba dan deferred (ditangguhkan) untuk Geopark Belitong.

Yuspian mengatakan sebagai informasi tambahan, masih ada status lain dalam kriteria UGGp yaitu rejected (ditolak) untuk yang berstatus ditolak maka harus dilakukan pengusulan ulang sama seperti usulan baru dan harus melalui tahapan penilaian dari awal, mulai dari penyampaian proposal baru (aplikasi dossier).

"Kami mohon dukungan moril dan doa dari seluruh masyarakat Belitong agar Geopark Belitong bisa segera mendapat pengakuan dan menjadi anggota Unesco Global Geopark (UGGp) menyusul 5 Geopark lainnya yang sudah terlebih dahulu mendapatkannya. Tentunya ini merupakan peluang besar untuk memperluas promosi pariwisata berkelanjutan Belitong," harapnya.

(posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved