Gatal dan Bentol Bekas Gigitan Nyamuk Bisa Dihilangkan dengan 3 Cara Mudah Ini

Kadar histamin yang berlebihan dalam tubuh akan meningkatkan aliran darah dan jumlah sel darah putih di sekitar area gigitan nyamuk.

Editor: Novita
Posbelitung.co/Suharli
Ilustrasi nyamuk 

POSBELITUNG.CO - Kulit pasti akan terasa gatal dan bentol saat digigit nyamuk.

Untuk menghilangkan rasa gatal, biasanya anda akan menggaruknya.

Namun setelah menggaruknya, tak jarang kulit menjadi merah. 

Tahukah anda, bentol gigitan nyamuk ternyata muncul karena sistem pertahanan tubuh kita?

Melansir Healthfully, hal ini sebagai upaya untuk memberantas zat asing yang dibawa air liur nyamuk, sistem imun akan memproduksi histamin dalam jumlah banyak.

Kadar histamin yang berlebihan dalam tubuh akan meningkatkan aliran darah dan jumlah sel darah putih di sekitar area gigitan nyamuk.

Akibatnya menyebabkan peradangan dan pembengkakan kulit, khas bentol gigitan nyamuk.

Bintik atau bentol merah pada kulit usai digigit nyamuk adalah reaksi yang wajar.

Kini anda tak perlu khawatir, berikut cara mudah untuk menghilangkan bentol dan gatal bekas gigitan nyamuk.

1. Cuci dengan air dan sabun

Setelah digigit nyamuk, segera cuci area bentol merahnya dengan sabun dan air hangat.

Atau anda bisa menempelkan kompres dingin (masukkan beberapa buah es batu ke dalam plastik dan balut dengan handuk tipis) ke kulit untuk membantu menghilangkan rasa gatalnya.

Anda juga dapat menggunakan penghilang rasa sakit, obat antihistamin, atau krim anti gatal untuk meredakan rasa gatalnya.

Dengan demikian, kemungkinan bekas akibat gigitan nyamuk bisa lebih mudah dihilangkan.

Halaman
12
Sumber: Nakita
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved