Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE, Pasien Terinfeksi Virus Corona di Pangkalpinang Bertambah, SG Tertular dari Istri yang DL

Seorang warga Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (26/7/2020)

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI - Petugas medis dengan mengenakan pakaian hazmat menangani pasien yang terinfeksi virus corona. 

POSBELITUNG.CO--Seorang warga Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (26/7/2020) hari ini. Dia lah SG, pria berusia 39 tahun.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang, dr Masagus Hakim mengatakan, SG terpapar Covid-19 karena kontak dengan istrinya, yakni RK yang terkonfirmasi positif pada 23 Juli lalu.

"Yang bersangkutan saat ini sudah dirawat di ruang isolasi sejak kemarin," ungkap dr Hakim.

Dia menyebut, SG menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Depati Hamzah Pangkalpinang sementara istrinya di ruang isolasi Rumah Sakit Bakti Timah.

RK diketahui melakukan perjalanan ke luar kota dan ada keluhan batuk serta pilek sehingga terkonfirmasi dengan status ODP (orang dalam pemantauan).

Satu Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Sementara itu, Hakim juga menyampaikan satu pasien sembuh yakni EAS, seorang karyawan bank yang terkonfirmasi pada 14 Juli lalu.

Swab EAS yang dilakukan kedua kalinya negatif sehingga dapat segera dipulangkan ke rumah.

EAS menjalani karantina di Balai Diklat BKPSDMD Bangka Belitung dengan status positif tanpa gejala.

"Karyawan bank ini diketahui positif saat tim melakukan road swab massal ke sejumlah tempat keramaian maupun pelayanan publik," jelas Hakim.

Dia mengatakan, dengan bertambahnya satu kasus ini jumlah keseluruhan terkonfirmasi positif di Pangkalpinang sebanyak 52 kasus, berikut rincian yakni 49 pasien sembuh, dua pasien belum sembuh dan satu pasien meninggal dunia dengan diagnosa syok septik.

Hakim menyebut, upaya yang dilakukan pemerintah kota demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan road swab skrining massal selama 33 hari di 33 titik keramaian.

Baik itu pusat perbelanjaan, resto dan cafe serta tempat pelayanan publik. Road swab sudah dilakukan sejak 27 Juni lalu dengan mengambil sampel 10 hingga 30 orang per kegiatan. (Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved