Kejam, Ingin Berobat Wanita Tua Ditendang Petugas Keamanan Rumah Sakit

Ia tertangkap kamera sedang menyiksa seorang wanita tua berusia 80-an tahun, sehingga video itu pun menjadi viral dan pria tersebut menuai kecaman. 

TWITTER @Abhay_journo
Video memperlihatkan penyiksaan wanita tua oleh petugas keamanan rumah sakit viral di media sosial, sehingga pelaku menuai kecaman. 

Kejam, Wanita Tua Ditendang Petugas Keamanan Rumah Sakit, Padahal Ingin Berobat

POSBELITUNG.CO - Tindakan kejam dilakukan seorang petugas keamanan di Malaysia. 

Ia tertangkap kamera sedang menyiksa seorang wanita tua berusia 80-an tahun, sehingga video itu pun menjadi viral dan pria tersebut menuai kecaman. 

 Melansir dari India Times, pada hari Sabtu (8/8/2020), penyiksaan tersebut dilakukan oleh petugas keamanan di rumah sakit pemerintah tepatnya di Prayagraj, Uttar Pradesh, India.

Menurut laporan media setempat, petugas keamanan yang tertangkap kamera sedang menyiksa wanita tua telah ditangkap setelah video terkait viral.

Penjaga keamanan itu diidentifikasi bernama Sanjay Mishra.

Dalam video, ia terlihat tanpa adanya belas kasihan menendang wanita tua itu hingga ia terjatuh. 

Video ini juga dibagikan oleh pengguna Twitter @Abhay_journo, pada tanggal 7 Agustus 2020.

"Di distrik Prayagraj UP, sebuah video yang mempermalukan manusia menjadi viral di mana seorang penjaga terlihat dengan brutal memukuli dan menendang seorang wanita tua.

Tindakan tidak manusiawi ini dilakukan di dalam lingkungan rumah sakit dengan wanita tua korban yang datang ke RS SRN untuk berobat,"  demikian terjemahan dari tulisannya itu. 

Menurut laporan, wanita tua itu berada di Rumah Sakit Swaroop Rani Nehru saat petugas terkait memukulinya.

Saat ini, wanita yang menjadi korban kekerasan petugas keamanan telah dibawa ke pusat pemulihan trauma di rumah sakit di Prayagraj.

Sanjay terus memukuli, meski wanita tua berteriak kesakitan.

Bahkan tidak ada yang menolong wanita tua tersebut. 

Setelah video ini viral, wanita tua itu dirawat di rumah sakit yang sama di tempat ia disiksa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved