9 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Terlalu Banyak, Ini Bahayanya
Alih-alih mendapatkan kebaikan dari ikan, seseorang justru mengancam jiwa mereka sendiri.
3. Tuna
Tuna mengandung banyak merkuri, terutama tuna sirip hitam dan sirip biru.
Selain itu, ada tuna kecil yang tumbuh bebas di toko karena hampir punah.
Semua ikan berasal dari peternakan di mana ia diberi antibiotik dan hormon.
4. Nila
Tidak banyak asam lemak sehat di nila, namun konsentrasi lemak berbahaya di dalamnya hampir sama tingginya dengan lemak babi.
Kelebihan konsumsi ikan ini menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan membuat tubuh lebih sensitif terhadap alergen.
5. Belut
Belut memiliki banyak lemak dan dengan demikian mudah menyerap limbah industri dan pertanian di dalam air.
Spesies Amerika memiliki tingkat keracunan tertinggi.
Belut Eropa juga dikenal terkontaminasi merkuri dalam jumlah besar.
6. Pangasius
Sebagian besar pangasius yang kita lihat di toko dibawa dari Vietnam.
Yaitu dari Sungai Mekong yang dianggap sebagai salah satu badan air yang paling terkontaminasi di dunia.
Selain itu, fillet pangasius mengandung nitrofurazone dan polifosfat (karsinogen) tingkat tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/masak-ikan-32.jpg)