Berita Belitung
Sistem Belajar Shift Bakal Dilakukan Hingga Vaksin Covid-19 Ditemukan, Ini Pesan Gubernur Babel
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan bahwa sistem belajar tatap muka, sekolah harus mempersiapkan protokol Covid-19.
Penulis: Adelina Nurmalitasari |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan bahwa sistem belajar tatap muka, sekolah harus mempersiapkan protokol Covid-19.
Sebelumnya Satgas Penanganan Covid-19 juga sudah memeriksa kelayakan pembelajaran di sekolah.
"Intinya sekolah ini sudah memulai dan itu pun dibagi per shift. Sekolah ini dibagi dua shift dari pukul 7.30-10.00 WIB lalu 11.00-14.00 WIB, ada break sedikit karena ada istirahat salat dan makan," kata Erzaldi selepas mengunjungi SMK Negeri 1 Tanjungpandan, Rabu (2/9/2020).
Menurutnya, sistem belajar tersebut bakal terus dilakukan. Pembelajaran secara normal akan terus dilakukan ketika situasi kembali normal atau hingga vaksin Covid-19 ditemukan.
Meski begitu, dalam mengoptimalkan pembelajaran, terutama bagi siswa SMK yang dituntut siap kerja, praktik langsung menjadi keharusan. Bahkan praktik tidak bisa dilakukan secara virtual tapi harus dalam pembelajaran langsung.
"Dalam mengikuti belajar mengajar di lab dilakukan satu shift enam jam dan setiap hari ada dua shift yang diatur. Sehingga untuk praktik lab siswa akan dimudahkan, karena lab tidak serta merta virtual saja, tapi harus datang ke sekolah dan praktik langsung," jelas Erzaldi.
Melihat langsung penerapan protokol kesehatan, ia mengapresiasi penerapannya di sekolah kejuruan itu. Baik penyediaan tempat cuci tangan, penggunaan masker, dan menjaga jarak di kelas.
Erzaldi hanya menekankan agar disinfeksi bisa dilakukan secara berkala.
"Terus dilakukan. Tetapi ketika di lokasi siswa terpaparkan, maka siswa tidak boleh masuk sekolah. Dia harus disiplin juga sesuai temuan dari satgas setempat," tegas Erzaldi.
Ajak Siswa Berwirausaha
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengunjungi SMK Negeri 1 Tanjungpandan, Rabu (2/8/2020).
Saat tiba di sekolah tersebut, ia langsung menanyakan aktivitas pembelajaran yang diterapkan selama pandemi. Di samping itu, ia juga melihat aktivitas siswa di kelas.
Ketika melihat pembelajaran siswa, Erzaldo juga menantang siswa untuk memulai berwirausaha. Terutama di masa pandemi Covid-19 dimana peluang bisnis online atau daring begitu besar.
"Ada di sini yang jualan online?" tanya Erzaldi.
Seorang siswa lalu mengacungkan jari. Siswa tersebut menyebut bahwa telah berjualan online beberapa waktu. Menawarkan aneka produknya melalui media WhatsApp. Erzaldi lalu bertanya pekerjaan orang tua siswa tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/erzaldi-ke-belitung.jpg)