Breaking News:

Berita Belitung

WNA Asal Prancis di Belitung Terpapar Covid-19

Seorang WNA yang melakukan perjalanan ke Belitung, Senin (21/9/2020) terpapar covid-19. WNA berinisial JL itu adalah lelaki 66 tahun.

Freepik
Ilustrasi virus corona 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Seorang warga negara asing (WNA) yang melakukan perjalanan ke Belitung, Senin (21/9/2020) terpapar covid-19.

WNA berinisial JL itu adalah lelaki 66 tahun.

Dia merupakan warga yang baru datang dari Negara Prancis.

Namun sebelum ke Belitung, pasien yang tiba di Indonesia pada tanggal 9 September 2020 itu, sempat berada di Jakarta satu malam untuk selanjutnya berangkat ke Belitung dan tiba di Negeri Laksar Pelangi pada tanggal 11 September 2020.

"Saat tiba di Belitung, pasien ini dilakukan rapid test, dengan keluhan gejala panas, batuk dan pilek. Hasil rapid test-nya non reaktife," ungkap Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada posbelitung.co, Senin (21/9/2020).

Pasien ini, saat melakukan perjalanan ke Indonesia, sudah pernah melakukan swab PCR sebanyak tiga kali.

Seluruh hasil test swab-nya negatif.

"Sudah pernah swab, hasilnya negatif dan saat rapid test juga di rumah sakit kita (Belitung) hasil nya non-reaktife, setelah itu dipulangkan kerumah nya," ucapnya.

Namun, lanjut dia, tertanggal 19 September 2020, pasien ini lantas datang ke salah satu rumah sakit swasta di Tanjungpandan untuk melakukan rapid test kembali.

Hasil rapid test tersebut, menunjukkan bahwa, pasien ini reaktif.

"Ada keluhan juga saat itu, demam, dan sakit tenggorokan, dan setelah di cek di radiologi, ada gambar pneumonia dan diputuskan pasien harus menjalani isolasi mandiri dirumah nya," jelasnya.

Petugas RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Senin (21/9/2020) lantas memutuskan melakukan pengambilan swab kepada pasien dan dilakukan pengujian dengan alat TCM di Laboratorium Biomedis RSUD.

"Hasil rapid test tersebut menyatakan bahwa pasien ini terkonfirmasi positif covid-19. Saat ini pasien sedang diisolasi dan diobservasi di rumah sakit, untuk menentukan tingkatan berat penyakit untuk merencanakan penatalaksanaan penyakit," pungkasnya. (posbelitung.co/disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved