Breaking News:

Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud Bisa Digunakan untuk Main Tiktok dan Game

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membagi dua kategori kuota bantuan internet untuk pembelajaran jarak jauh.

Penulis: tidakada008 | Editor: Rusmiadi
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh. 

Kami tidak ingin kemudian pada saat orang mengakses YouTube ini. Orang kemudian menjadi salah sasaran," jelas Hasan.

Seperti diketahui, pemerintah mengalokasikan subsidi kuota internet untuk guru dan siswa. Anggaran pulsa bagi peserta didik diberikan sejak September sampai Desember 2020 sebesar Rp7,2 triliun.

Bantuan kuota internet ini diberikan untuk empat kelompok, yakni siswa PAUD, siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah, pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar menengah, dan tentunya mahasiswa dan dosen.

Siswa PAUD mendapatkan 20 GB, siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah dapat 35 GB, pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar diberikan 42 GB. Sementara mahasiswa dan dosen diberikan 50 GB.

27,3 Juta Nomor Ponsel Penerima Bantuan Kuota Disetor ke Provider Internet 

ementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyalurkan 27.305.495 nomor ponsel penerima bantuan kuota kepada pihak provider Internet.

Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) KemendikbudHasan Chabibie mengatakan nomor ponsel yang disampaikan tersebut berasal dari sejumlah pendidik dan tenaga didik di semua jenjang pendidikan.

"Sampai per pagi ini, kami sudah menyerahkan kepada para provider untuk di-inject kuota sebanyak 27.305.495 penerima, yang terdiri dari jenjang SD, SMP, SMK, PAUD, Kesetaraan, SLB, mahasiswa vokasi, mahasiswa akademi, guru maupun dosen," kata Hasan dalam konferensi pers daring, Selasa (29/9/2020).

Hasan mengatakan jenjang pendidikan yang paling banyak mendapatkan bantuan kuota internet adalah sekolah dasar (SD) dengan 11.377.504 penerima. Lalu disusul dengan sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 5.323.548 penerima dan jenjang sekolah menengah atas (SMA) berjumlah 3.124.361 penerima.

Jenjang selanjutnya yang terbanyak mendapatkan bantuan adalah sekolah menengah kejuruan (SMK) sebanyak 3.028.027 penerima, lalu mahasiswa akademi 2.005.781. Guru mendapatkan 1.358.958 penerima, disusul siswa PAUD sebanyak 846.360 penerima.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved