Begini Kondisi Desa Pulau Gersik Selat Nasik yang Terancam Abrasi (VIDEO)

Kondisi yang berdampingan langsung dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dengan gelombang besar membuat desa Pulau Gersik terancam abrasi

Penulis: Dede Suhendar |

POSBELITUNG.CO - Desa Pulau Gersik merupakan salah satu desa kepulauan di wilayah Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung yang terletak puluhan mil laut dari Kota Tanjungpandan.

Kondisi geografis yang berdampingan langsung dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dengan gelombang besar membuat desa di tengah laut itu terancam abrasi.

Tahun 2017 silam sekitar bukan November menjadi bencana bagi warga setempat khususnya wilayah RT 02, Dusun I.

Angin barat daya mendatangkan gelombang besar yang menghantam pesisir hingga menghanyutkan sembilan rumah. Satu diantaranya rumah Ketua RT 02 Hamsah (53) yang tidak bisa diselamatkan.

"Rumah saya habis semua tidak ada yang bisa diselamatkan. Di RT 02 itu ada tiga rumah yang hanyut kalau yang lain cuman rusak," ujar Hamsah saat ditemui Posbelitung.co, Selasa (29/9/2020).

Ia bersama keluarganya hanya bisa pasrah ketika ombak besar datang sekitar pukul 21.30 WIB yang menyapu bersih rumahnya.

Namun, Hamsah masih bisa menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

Berbeda dengan tetangganya yang kebetulan tidak berada di rumah yang harus merelakan rumah lengkap beserta isinya tersapu gelombang.

"Anak-anak juga nangis waktu itu melihat rumah hanyut," katanya.

Pasca bencana tersebut, hampir setahun lebih Hamzah bersama keluarganya harus hidup menumpang dengan kerabatnya.

Tak satu rupiah pun bantuan pemerintah diterimanya hingga putranya berhasil mengumpulkan uang membeli tanah serta membangun rumah untuknya.

Total sekitar Rp 17 juta uang anaknya habis untuk membeli tanah membangun rumah papan yang tak jauh dari kediamannya dulu.

"Tidak ada bantuan, cuma difoto saja berapa kali kami dijanjikan mau dibantu tapi sampai sekarang tidak ada," keluh Hamsah sedih.

Kini warga RT 02 masih merasa waspada ketika memasuki musim angin barat daya. Ancaman gelombang besar yang menyapu rumah masih menghantui mereka.

Terlebih wilayah pesisir semakin hari kian terkikis akibat abrasi. Bahkan beberapa rumah warga tepatnya bagian belakang sudah semakin dekat dengan laut.

Satu unit rumah beton yang rusak masih berdiri menjadi saksi keganasan gelombang laut angin barat daya.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved