FAKTA Man United Vs Tottenham, Sejarah Setan Merah Tercoreng, Patrice Evra Malu Berat & Minta Pecat
Laga Manchester United Vs Tottenham Hotspur di Old Trafford menyisakan catatan fakta. Kekalahan 1-6 telah mencoreng rekor Setan Merah.
Penulis: M Ismunadi | Editor: M Ismunadi
POSBELITUNG.CO - Laga Manchester United Vs Tottenham Hotspur di Old Trafford menyisakan sejumlah catatan fakta.
Kekalahan tuan rumah 1-6 dari Tottenham Hotspur membuat rekor klub berjulukan Setan Merah itu tercoreng.
Kesalahan pun dibebankan pada pelatih Ole Gunnar Solskjaer yang sebelumnya juga membawa Man United takluk 1-3 dari Crystal Palace pada pekan pertama Liga Inggris.
Tidak hanya itu, kekalahan telak dari The Lilywhites, julukan Tottenham Hotspur, juga membuat Patrice Evra, eks Manchester United, malu berat.
Evra bahkan meminta dirinya dipecat sebagai komentator yang dikontrak Sky Sports.
Dua kekalahan di kandang
Manchester United secara mengejutkan takluk 1-6 dari Tottenham Hotspur pada pekan keempat Liga Inggris 2020-2021 di Old Trafford, Minggu (4/10/2020) malam WIB.
Menurut catatan Premier League, Man United benar-benar kalah dominan dari Spurs dengan penguasaan bola sebesar 38% berbanding 62%.
Sepanjang pertandingan, Klub berjuluk Setan Merah itu hanya melepaskan 5 tembakan dengan 2 mengarah ke gawang.
Adapun Spurs membuat 22 peluang yang 8 kali tepat menuju sasaran.
• Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris, Liverpool Anjlok, Man United Dekat Zona Degradasi
Man United sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat gol penalti dari Bruno Fernandes pada menit ke-2.
Namun, Spurs berhasil membalasnya dengan menyarangkan 6 gol ke gawang David de Gea.
Enam gol The Lilywhites dicetak oleh Tanguy Ndombele (4'), Son Heung-min (7', 37'), Harry Kane (30', 79'), dan Serge Aurier (51').
Pada laga ini, Man United bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-28.
Hal itu karena Anthony Martial mendapat kartu merah usai tertangkap kamera menampar dagu Erik Lamela.
Ini menjadi kekalahan kedua Man United pada dua laga yang berlangsung di Old Trafford.
• VIDEO Kaki Lionel Messi Dihantam saat Barcelona Vs Sevilla, Sialnya Barcelona Sial Tak Dapat Penalti
Sebelumnya, pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu takluk 1-3 dari Crystal Palace pada pekan pertama Liga Inggris.
Dikutip BolaSport.com dari Squawka Football, Senin (5/10/2020), untuk pertama kali dalam sejarah klub, Man United menelan dua kekalahan di dua pertandingan kandang pertama mereka di Liga Inggris.
Hasil memalukan ini membuat Man United era Solskjaer telah mencoreng sejarah klub.
Malu berat
Kekalahan 1-6 Manchester United dari Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris benar-benar membuat malu mantan pemainnya, Patrice Evra.
Manchester United takluk 1-6 dari Tottenham Hotspur pada pekan ke-4 Liga Inggris, Minggu (4/10/2020) di Old Trafford.
Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra, kebetulan menjadi komentator Sky Sports yang mengawal tayangan pertandingan tersebut.
Patrice Evra tidak kuasa menahan rasa malunya melihat eks klubnya dibantai demikian rupa.
• Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Spanyol, Messi-Suarez Macet, Real Madrid Ngebut ke Puncak
Di babak pertama saat Manchester United sudah tertinggal 1-4, Evra sampai meminta suporter Setan Merah untuk bermain PlayStation saja daripada lanjut menyaksikan penampilan memalukan tim kesayangan mereka.
"Saya bahkan tidak mau mengomentari pertandingan ini. Sebuah bencana," kata bek kiri Manchester United pada periode 2006-2014 ini.
"Saran saya untuk semua fan sekarang adalah beli saja PlayStation, beli pemain seperti Sancho atau bahkan Messi dan mulailah bermain karena yang ada di sini adalah sebuah bencana," lanjutnya.
"Saya adalah orang yang selalu positif, tetapi saat ini saya merasa hancur. Saya memahami rasa sakit yang dialami semua suporter Manchester United."
"Tidak ada pemain di tim ini yang layak membela baju Manchester United sekarang," sergah Evra lagi.
• Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia, Atalanta dan AC Milan Tanpa Cacat, Juventus vs Napoli Batal
"Eric Bailly mendapatkan kesempatan menggantikan Victor Lindelof dan dia membuat kesalahan seperti itu. Jadi, jangan mengeluh kalau Anda tidak bermain."
"Donny van de Beek marah-marah karena tidak menjadi starter? Ada alasannya mengapa seperti itu."
"Harry Maguire? Kita selalu mendiskusikan siapa rekan duet yang tepat untuknya. Melihat penampilannya, mengapa diskusinya bukan 'Bagaimana jika kita keluarkan Maguire dari tim?'," kata Evra lagi.
Lebih jauh lagi, Evra di depan kamera Sky Sports memohon agar dia tidak diminta lagi mengomentari pertandingan Manchester United.
"Ini baru penampilan kedua saya di sini, tetapi sekarang saya meminta Sky Sports untuk menghentikan kontrak saya," ujar Evra.
"Kalau mereka tidak bersedia, tolong beri saya pertandingan selain Manchester United karena saya tidak mau lagi mengomentari tim ini."
Momen kelam 1996
Manchester United mengulang momen kelam pada 1996 dengan hancur berkeping-keping di tangan Tottenham Hotspur dalam laga Liga Inggris, Minggu (4/10/2020).
Dikutip BolaSport.com dari situs resmi Premier League, Tottenham Hotspur memang tampil lebih mendominasi.
Spurs memimpin penguasaan bola dengan 61,9 persen.
• Viral Video Tukang Bangunan Jadi Ganteng setelah Cukur Rambut, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya
Dari segi peluang, The Lilywhites memiliki 22 yang 8 di antaranya mengarah tepat sasaran.
Adapun Man United mempunyai 5 kesempatan dengan 2 menuju ke gawang.
Man United lebih dulu membuka keran gol pada menit ke-2 melalui penalti Bruno Fernandes.
The Red Devils mendapat penalti setelah Anthony Martial dijatuhkan oleh Davinson Sanchez di kotak terlarang.
Fernandes melepaskan tendangan datar kaki kanan ke sisi kiri gawang Spurs yang tak bisa dihalau Hugo Lloris. Man United unggul 1-0.
Tottenham Hotspur menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-4.
Memanfaatkan kemelut di depan gawang Man United, Tanguy Ndombele menyambar dengan sepakan kaki kiri.
Spurs berbalik unggul 2-1 pada menit ke-7.
Menerima umpan terobosan Harry Kane, Son Heung-Min meluncurkan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang mampu mengecoh David de Gea.
Pada menit ke-28, Man United harus bermain dengan 10 pemain.
Wasit Anthony Taylor mengusir Anthony Martial yang tertangkap kamera menampar dagu Erik Lamela.
Spurs mengubah skor menjadi 3-1 pada menit ke-31.
Menerima sodoran datar Son Heung-Min di kotak penalti Man United, Harry Kane dengan santai mencocor bola dengan tendangan kaki kanan.
Pasukan Jose Mourinho unggul 4-1 pada menit ke-37.
Mendapat umpan menyusur tanah dari Serge Aurier, Son Heung-Min dengan tenang menyontek bola dengan sepakan kaki kanan.
Skor 4-1 untuk Tottenham Hotspur bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Tottenham Hotspur tidak mengendurkan gempuran.
Spurs memimpin 5-1 pada menit ke-51.
Bermula dari umpan terobosan Pierre-Emile Hojbjerg, Serge Aurier kemudian berlari ke dalam kotak penalti Manchester United.
Aurier pun menghunjamkan sepakan menyusur tanah kaki kanan dari dalam kotak terlarang.
Tottenham Hotspur unggul jauh 6-1 pada menit ke-79 melalui penalti Harry Kane.
Spurs mendapat penalti setelah Paul Pogba menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.
Kane, yang bertugas sebagai algojo, meluncurkan sepakan keras kaki kanan ke sisi kanan gawang Man United.
Skor 6-1 untuk Tottenham Hotspur tetap tidak berubah hingga wasit Anthony Taylor meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Man United mengulang memori kelam 1996 dan 2011 ketika kemasukan enam gol dalam sebuah laga Liga Inggris.
The Red Devils diremukkan Southampton pada 1996 dan ditekuk Manchester City pada 2011.
Manchester United 1-6 Tottenham Hotspur (Bruno Fernandes 2'-pen; Tanguy Ndombele 4', Son Heung-Min 7', 37', Harry Kane 30', 79'-pen, Serge Aurier 51')
Susunan pemain Manchester United dan Tottenham Hotspur:
Manchester United (4-2-3-1): 1-David de Gea; 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw, 3-Eric Bailly, 29-Aaron Wan-Bissaka; 31-Nemanja Matic (39-Scott McTominay 46'), 6-Paul Pogba; 18-Bruno Fernandes (17-Fred 46'), 10-Marcus Rashford, 11-Mason Greenwood (34-Donny van de Beek 68'); 9-Anthony Martial
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Tottenham Hotspur (4-3-3): 1-Hugo Lloris; 24-Serge Aurier, 15-Eric Dier, 6-Davinson Sanchez, 3-Sergio Reguilon; 17-Moussa Sissoko, 5-Pierre-Emile Hojbjerg, 28-Tanguy Ndombele (20-Dele Alli 69'); 11-Erik Lamela (27-Lucas Moura 46'), 7-Son Heung-Min (33-Ben Davies 73'), 10-Harry Kane
Pelatih: Jose Mourinho
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/manchester-united-kalah-1-6-dari-tottenham.jpg)