Breaking News:

Kisruh UU Cipta Kerja

UU Cipta Kerja Sudah Disahkan Ada Kesalahan, Pasal yang Beubah-Ubah, Ini Pengakuan Wakil Ketua DPR

Azis menegaskan bahwa DPR tidak mengubah substansi RUU Cipta Kerja, yang diubah hanya karena kesalahan

(Mario/Man)
Wakil Ketua DPR RI M Azis Syamsuddin 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA,  -- Undang-Undang Cipta Kerja yang sudah di sahkan beberapa waktu lalu ternyata belum juga kelar.

Kisruh UU Cipta Kerja ini masih terus terjadi. Demo penolakan terhadap UU Cipta Kerja masih terus berlanjut.

UU Cipta Kerja yang sudah disahkan belum dipublikasikan karena masih dalam proses perbaikan.

Hal ini tentunya dikhawatirkan UU Cipta Kerja yang ditolak oleh masyarakat ini malah diubah lagi.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan ia menjamin tidak ada pasal yang diselundupkan selama proses koreksi draf RUU Cipta Kerja.

Ia mengatakan, penambahan pasal atau ayat dalam RUU Cipta Kerja yang telah disahkan di rapat paripurna merupakan tindak pidana.

"Saya jamin, sesuai sumpah jabatan saya dan rekan-rekan di sini, tentu kami tidak berani dan tidak akan memasukkan selundupan pasal," kata Azis dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

"Itu sumpah jabatan kami. Karena itu merupakan tindak pidana apabila ada selundupan pasal," sambungnya.

Ia memaparkan, koreksi yang dilakukan Kesekjenan DPR terbatas pada perbaikan kesalahan ketik atau pengulangan kata.

Azis menegaskan DPR tidak mengubah substansi RUU.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved