Kisah Elly Beri Dukungan pada Adiknya yang Berstatus OGJ di Manggar Hingga Membaik
Saat sampai di rumahnya, kami disambut senyum ceria Ronny yang berpostur tinggi, berambut cepak, dan berkulit gelap
Penulis: Bryan Bimantoro |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Keluarga merupakan faktor penting suksesnya penanganan orang dengan gangguan jiwa (odgj). Dukungan moril yang diberikan oleh keluarga akan membuat psikis odgj membaik. Satu contoh kisah sukses dukungan keluarga atas odgj ini terjadi di Manggar, Belitung Timur.
Ialah Elly Fitria seorang kakak yang berhasil mendampingi adik kandungnya Ronny terlepas dari status odgj berat menjadi odgj ringan. Elly tampak bahagia dan ceria melihat perkembangan Ronny yang sangat baik. Adiknya telah menerima status odgj sejak berumur 17 tahun atau saat Ronny masih SMA.
Posbelitung.co berkesempatan mengunjungi Ronny di rumahnya bersamaan dengan program visiting rutin oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur, Selasa (20/10/2020).
Saat sampai di rumahnya, kami disambut senyum ceria Ronny yang berpostur tinggi, berambut cepak, dan berkulit gelap. Ia tampak senang dengan kedatangan kami, menandakan ia mengenali rombongan Dinkes yang setiap bulan mengunjunginya. Saat tim Dinkes menyapanya ia tersenyum dan menjawab setiap pertanyaan yang diberikan.
"Dulu rumah kami pernah kemalingan. Sejak itu Ronny menjadi depresi dan trauma dan divonis menjadi odgj berat. Selain depresi dan trauma juga karena ada faktor genetik atau keturunan," kata Elly menceritakan awal mula Ronny menjadi odgj.
Sejak saat itu, karena perilaku Ronny mulai mencemaskan karena sering mengamuk dan keluarga kekurangan informasi terkait penanganannya, Ronny dibawa ke Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat Beltim. Sempat dirawat beberapa bulan, karena Ronny mengalami perkembangan yang pesat akhirnya dikeluarkan dan hidup berdampingan dengan kakaknya.
Elly mengaku ia merawat Ronny dengan sepenuh hati. Ia tidak ingin adiknya bertambah parah. Karena itulah ia mendampingi adiknya dengan pendekatan yang baik. Elly yang berprofesi sebagai pedagang ini kadang mengajak Ronny menemaninya berdagang. Tak jarang juga, Elly menyuruh Ronny mengambil uang dagangannya di rumah pelanggan yang sama-sama mengerti kondisi Ronny.
"Biar dia senang, setelah bantu-bantu biasanya saya beri uang. Senang dia. Dengan pendekatan seperti itu bisa membuat dia tidak tertekan yang berpengaruh pada psikisnya," tambah Elly.
Elly bilang hal yang paling penting dalam menangani orang seperti Ronny adalah jangan sampai tidak rutin minum obat. Selain itu, lanjutnya, jangan dikucilkan di lingkungan sekitarnya. Dengan perlakuan begitu Ronny bisa menjadi turun statusnya jadi odgj ringan.
"Dia juga punya keinginan yang kuat agar terlepas dari statusnya ini. Kadang dia yang mengingatkan bahwa dia belum minum obat. Semangatnya untuk sembuh itu yang bikin saya juga semangat merawatnya," tambah Elly.
Ditemui di tempat yang sama, Pengelola Program Kesehatan Jiwa Dinkes-PPKB Beltim Yulia Hermawati mengakui memang perkembangan Ronny luar biasa karena dukungan keluarganya. Awalnya ia tidak bisa berkomunikasi dan sering berhalusinasi, sekarang sudah bisa berkomunikasi dua arah secara normal.
Ia mengatakan, Dinkes bekerjasama dengan Puskesmas di tiap kecamatan sebulan sekali mengunjungi odgj-odgj di Belitung Timur. Ia mengontrol perkembangan odgj sampai memberikan bingkisan pada mereka supaya bersemangat terus.
"Selain itu pada mereka yang baru menerima status odgj kami juga melakukan pembinaan dan edukasi, selain pada odgj-nya juga pada keluarga karena mereka punya peran sangat penting bagi odgj," kata Yulia.
Yulia menambahkan memang faktor terbesar orang menjadi odgj karena adanya trauma atau depresi dari hal-hal yang tidak ia duga. Keadaan ini bisa memburuk jika lingkungan sekitarnya membiarkan bahkan mengucilkannya.
Selain program visiting setiap bulan, Dinkes-PPKB Beltim juga punya program penanganan kesehatan jiwa, menyiapkan kader pengelola kesehatan jiwa di setiap desa, dan bekerjasama dengan puskesmas untuk penanganan awal terhadap gejala mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/tim-pengelola-program-kesehatan-jiwa.jpg)