Jadi Hal Normal Jika di Bumi, Ternyata Ini yang Terjadi Jika Astronot Buang Angin di Ruang Angkasa
Buang angin atau kentut adalah hal yang sangat normal jika kita berada di bumi. Namun, beda halnya jika buang angin di ruang angkasa.
POSBELITUNG.CO - Buang angin atau kentut adalah hal yang sangat normal jika kita berada di bumi.
Namun, beda halnya jika buang angin di ruang angkasa.
Buang angin di ruang angkasa ternyata bisa menyebabkan ledakan.
Bagaimana penjelasannya? Mari kita simak informasi berikut ini.
Gas di Dalam Kentut
Buang angin atau kentut yang kita keluarkan dari dalam tubuh itu sebenarnya merupakan kumpulan gas.
Biasanya, buang angin mengandung gas hidrogen, metana, oksigen, hidrogen sulfida, dan berbagai jenis gas lainnya.
Gas-gas ini diproduksi oleh bakteri di sistem pencernaan.
Mengeluarkan gas dengan cara buang angin merupakan hal yang wajar kok.
Gas Mudah Terbakar
Gas hidrogen sulfida membuat kentut menjadi berbau tak sedap.
Sedangkan gas hidrogen dan metana ternyata merupakan gas yang mudah terbakar.
Nah, kalau astonot yang berada di pesawat ruang angkasa itu kentut, bisa-bisa terjadi ledakan di sana.
Itu karena pesawat ruang angkasa didesain sangat tertutup agar udara tidak keluar dan astronot masih bisa bernapas.
Kalau gas-gas mudah terbakar itu berkumpul di ruang tertutup, tekanan udara akan meningkat sehingga menyebabkan ledakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/lustrasi-astronaut-di-ruang-angkasa.jpg)