Breaking News:

Diego Maradona Diduga Dibunuh, Klinik Dokter Pribadinya Digeledah, Polisi Temukan Barang Bukti Ini

Sebanyak 30 petugas kepolisian menggeledah rumah dr Leopoldo Luque, sementara 20 lainnya memeriksa klinik tempat sang dokter bekerja

AFP/KANTOR PERS DIEGO MARADONA
Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona (kanan) berjabat tangan dengan dokternya Leopoldo Luque di Olivos, provinsi Buenos Aires, Argentina, Rabu (11/11/2020). 

POSBELITUNG.CO --  Duka rakyat Argentina sangat mendalam ditinggal mati oleh legendanya Diego Armandao Maradona.

Kematian sang legenda yang disebut pemilik gol tangan Tuhan itu pun menjadi tanda tanya.

Polisi pun curiga ada yang tak beres dengan kematian Maradona.

Minggu (29/11/2020), Kepolisian Buenos Aires pun menggeledah Klinik sekaligus rumah pribadi dr Leopoldo Luque yang merawat Maradona.

Penggeledahan itu dilakukan karena ada dugaan kematian Diego Maradona pada Rabu (25/11/2020) disebabkan oleh kelalaian medis.

Dikutip dari situs BBC, sebanyak 30 petugas kepolisian menggeledah rumah dr Leopoldo Luque, sementara 20 lainnya memeriksa klinik tempat sang dokter bekerja.

Dari operasi tersebut, petugas kepolisian menyita komputer dan ponsel pribadi Leopoldo Luque serta catatan medis Diego Maradona.

Perintah penggeledahan rumah dan kilink Leopoldo Luque kali ini dikeluarkan oleh kantor Kejaksaan San Isidro, Buenos Aires.

BACA JUGA:

--> Diego Maradona Meninggal Dunia, Inilah Moment Bersejarah Ciptakan Gol Tangan Tuhan

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved